https://www.zeverix.comkencang77situs slot gacorEfek Near-Miss dalam Judi OnlineKebiasaan Bermain Permainan Slot OnlineJudi Online Mengubah Pengelolaan UangPemain Slot Mengejar Kemenangan BerulangKonten Maxwin di Media SosialIklan Judi Online Literasi DigitalPerbedaan Game dengan Judi OnlineMengejar Kekalahan dalam Judi OnlineDeposit Kecil Pengeluaran Slot MembesarKemenangan Pertama Memicu Kebiasaan BerjudiPaparan Konten Slot Media SosialKonten Slot Online pada AnakPromosi Bonus Deposit Judi OnlineJebakan Sunk Cost Judi OnlineGambler’s Fallacy dalam Judi OnlineJudi Online dan Keuangan KeluargaHadiah Acak dalam Slot OnlineIklan Digital Menuju Judi OnlineKonten Kemenangan Judi Online ViralDampak Judi Online Anak Mudakencang77Tinjauan Sosio Ekonomi Judi OnlineBahaya Game Digital Mirip JudiTanda Perilaku Adiktif Judi OnlineBahaya Mengejar Kekalahan Slot OnlineJebakan Balik Modal Game DaringPandangan Syariat Dampak Hasil JudiAnalisis Kesehatan Mental Pelarian SlotBahaya Slot Online Merusak KeluargaTipu Daya Fitur Lucky SpinEfek Kecanduan Judi Pada OtakBatas Etis Hukum Judi IslamLangkah Awal Pemulihan Berhenti JudiBahaya Berjudi Berkedok Game DigitalPenyebab Pemain Lupa Total KalahPemulihan Mental Finansial Bebas JudolMembangun Self Control Bebas SlotAlgoritma Slot Menang Jangka PanjangBahaya Chasing Losses Slot OnlinePengingat Prioritas Ibadah Bahaya SlotMenghentikan Kebiasaan Mengejar Kekalahan Judibahaya jebakan ingin kaya instandampak buruk kecanduan spin mahjongfatwa ulama tentang judi onlinejebakan manis akun demo slotdorongan impulsif bermain slot onlinerisiko nyata bonus deposit slotdampak slot pada keuangan keluargapilihan terbaik saat mengalami rungkadpentingnya memperjuangkan usaha yang halaltipu daya fitur scatter slotbahaya gaji habis untuk deposithukum maysir judi slot digitalcara berhenti mengejar maxwin slothalusinasi kemenangan dalam judi onlinearti istilah gacor dan rungkadrealita bahaya dari judi onlinebahaya judi online pada anaktanda terjerumus kecanduan judi onlinebahaya mengejar kekalahan bermain slotjebakan balik modal game slotbahaya uang hasil judi onlinestres akibat kecanduan judi onlinedampak judi online bagi keluargatipu daya fitur lucky spinalasan psikologis sulit berhenti judihukum judi online dalam islamlangkah awal berhenti judi onlinebahaya judi berkedok game onlinecara menghitung kerugian judi onlinepemulihan mental lepas dari judolcara membangun kontrol diri judicara kerja algoritma mesin slotbahaya jebakan chasing losses judirenungan meninggalkan kebiasaan judi onlinekeputusan berhenti main judi onlinetinjauan maqashid syariah judi onlineilusi balik modal pemain judistrategi koping sehat untuk mahasiswaliterasi keuangan untuk generasi mudapencegahan judi online di kampusOtak Tak Bedakan Hampir MenangBaccarat Poker Slot Digemari Anak MudaPinjol Modal Judi Ujungnya JurangPsikologi Hampir Jackpot Bikin NagihSbobet ke Ruang Sidang: KehancuranBonus Harian Judi Bikin NagihJudi Online di Grup WhatsApp KeluargaJackpot Palsu Hancurkan Ekonomi Rumah TanggaAnak Kos dan Slot OnlineTerapi Kognitif untuk Pecandu JudiMasjid dan Kampus Lawan JudiJudi Online vs Investasi: Mana Nyata?AI Bandar Kuras Kantong PemainMantan Pecandu Judi Menemukan Jati DiriKorban Judi Sulit Cari BantuanIklan Judi Racuni Generasi MudaFOMO Bikin Orang Terjebak JudiMaqashid Syariah vs Janji JackpotGen Z Tolak Jalan Pintas JudiJudi Pelarian Stres Pekerja MudaEdukasi News 84021Edukasi News 84022Edukasi News 84023Edukasi News 84024Edukasi News 84025Edukasi News 84026Edukasi News 84027Edukasi News 84028Edukasi News 84029Edukasi News 84030Edukasi News 84031Edukasi News 84032Edukasi News 84033Edukasi News 84034Edukasi News 84035Edukasi News 84036Edukasi News 84037Edukasi News 84038Edukasi News 84039Edukasi News 84040Edukasi News 84041Berita Seputar Dunia Digital 89941Berita Seputar Dunia Digital 89942Berita Seputar Dunia Digital 89943Berita Seputar Dunia Digital 89944Berita Seputar Dunia Digital 89945Berita Seputar Dunia Digital 89946Berita Seputar Dunia Digital 89947Berita Seputar Dunia Digital 89948Berita Seputar Dunia Digital 89949Berita Seputar Dunia Digital 89950Berita Seputar Dunia Digital 89951Berita Seputar Dunia Digital 89952Berita Seputar Dunia Digital 89953Berita Seputar Dunia Digital 89954Berita Seputar Dunia Digital 89955Berita Seputar Dunia Digital 89956Berita Seputar Dunia Digital 89957Berita Seputar Dunia Digital 89958Berita Seputar Dunia Digital 89959Berita Seputar Dunia Digital 89960Edukasi Dunia Digital 74021Edukasi Dunia Digital 74022Edukasi Dunia Digital 74023Edukasi Dunia Digital 74024Edukasi Dunia Digital 74025Edukasi Dunia Digital 74026Edukasi Dunia Digital 74027Edukasi Dunia Digital 74028Edukasi Dunia Digital 74029Edukasi Dunia Digital 74030Edukasi Dunia Digital 74031Edukasi Dunia Digital 74032Edukasi Dunia Digital 74033Edukasi Dunia Digital 74034Edukasi Dunia Digital 74035Edukasi Dunia Digital 74036Edukasi Dunia Digital 74037Edukasi Dunia Digital 74038Edukasi Dunia Digital 74039Edukasi Dunia Digital 74040
https://www.zeverix.comkencang77situs slot gacorEfek Near-Miss dalam Judi OnlineKebiasaan Bermain Permainan Slot OnlineJudi Online Mengubah Pengelolaan UangPemain Slot Mengejar Kemenangan BerulangKonten Maxwin di Media SosialIklan Judi Online Literasi DigitalPerbedaan Game dengan Judi OnlineMengejar Kekalahan dalam Judi OnlineDeposit Kecil Pengeluaran Slot MembesarKemenangan Pertama Memicu Kebiasaan BerjudiPaparan Konten Slot Media SosialKonten Slot Online pada AnakPromosi Bonus Deposit Judi OnlineJebakan Sunk Cost Judi OnlineGambler’s Fallacy dalam Judi OnlineJudi Online dan Keuangan KeluargaHadiah Acak dalam Slot OnlineIklan Digital Menuju Judi OnlineKonten Kemenangan Judi Online ViralDampak Judi Online Anak Mudakencang77Tinjauan Sosio Ekonomi Judi OnlineBahaya Game Digital Mirip JudiTanda Perilaku Adiktif Judi OnlineBahaya Mengejar Kekalahan Slot OnlineJebakan Balik Modal Game DaringPandangan Syariat Dampak Hasil JudiAnalisis Kesehatan Mental Pelarian SlotBahaya Slot Online Merusak KeluargaTipu Daya Fitur Lucky SpinEfek Kecanduan Judi Pada OtakBatas Etis Hukum Judi IslamLangkah Awal Pemulihan Berhenti JudiBahaya Berjudi Berkedok Game DigitalPenyebab Pemain Lupa Total KalahPemulihan Mental Finansial Bebas JudolMembangun Self Control Bebas SlotAlgoritma Slot Menang Jangka PanjangBahaya Chasing Losses Slot OnlinePengingat Prioritas Ibadah Bahaya SlotMenghentikan Kebiasaan Mengejar Kekalahan Judibahaya jebakan ingin kaya instandampak buruk kecanduan spin mahjongfatwa ulama tentang judi onlinejebakan manis akun demo slotdorongan impulsif bermain slot onlinerisiko nyata bonus deposit slotdampak slot pada keuangan keluargapilihan terbaik saat mengalami rungkadpentingnya memperjuangkan usaha yang halaltipu daya fitur scatter slotbahaya gaji habis untuk deposithukum maysir judi slot digitalcara berhenti mengejar maxwin slothalusinasi kemenangan dalam judi onlinearti istilah gacor dan rungkadrealita bahaya dari judi onlinebahaya judi online pada anaktanda terjerumus kecanduan judi onlinebahaya mengejar kekalahan bermain slotjebakan balik modal game slotbahaya uang hasil judi onlinestres akibat kecanduan judi onlinedampak judi online bagi keluargatipu daya fitur lucky spinalasan psikologis sulit berhenti judihukum judi online dalam islamlangkah awal berhenti judi onlinebahaya judi berkedok game onlinecara menghitung kerugian judi onlinepemulihan mental lepas dari judolcara membangun kontrol diri judicara kerja algoritma mesin slotbahaya jebakan chasing losses judirenungan meninggalkan kebiasaan judi onlinekeputusan berhenti main judi onlinetinjauan maqashid syariah judi onlineilusi balik modal pemain judistrategi koping sehat untuk mahasiswaliterasi keuangan untuk generasi mudapencegahan judi online di kampusOtak Tak Bedakan Hampir MenangBaccarat Poker Slot Digemari Anak MudaPinjol Modal Judi Ujungnya JurangPsikologi Hampir Jackpot Bikin NagihSbobet ke Ruang Sidang: KehancuranBonus Harian Judi Bikin NagihJudi Online di Grup WhatsApp KeluargaJackpot Palsu Hancurkan Ekonomi Rumah TanggaAnak Kos dan Slot OnlineTerapi Kognitif untuk Pecandu JudiMasjid dan Kampus Lawan JudiJudi Online vs Investasi: Mana Nyata?AI Bandar Kuras Kantong PemainMantan Pecandu Judi Menemukan Jati DiriKorban Judi Sulit Cari BantuanIklan Judi Racuni Generasi MudaFOMO Bikin Orang Terjebak JudiMaqashid Syariah vs Janji JackpotGen Z Tolak Jalan Pintas JudiJudi Pelarian Stres Pekerja MudaEdukasi News 84021Edukasi News 84022Edukasi News 84023Edukasi News 84024Edukasi News 84025Edukasi News 84026Edukasi News 84027Edukasi News 84028Edukasi News 84029Edukasi News 84030Edukasi News 84031Edukasi News 84032Edukasi News 84033Edukasi News 84034Edukasi News 84035Edukasi News 84036Edukasi News 84037Edukasi News 84038Edukasi News 84039Edukasi News 84040Edukasi News 84041Berita Seputar Dunia Digital 89941Berita Seputar Dunia Digital 89942Berita Seputar Dunia Digital 89943Berita Seputar Dunia Digital 89944Berita Seputar Dunia Digital 89945Berita Seputar Dunia Digital 89946Berita Seputar Dunia Digital 89947Berita Seputar Dunia Digital 89948Berita Seputar Dunia Digital 89949Berita Seputar Dunia Digital 89950Berita Seputar Dunia Digital 89951Berita Seputar Dunia Digital 89952Berita Seputar Dunia Digital 89953Berita Seputar Dunia Digital 89954Berita Seputar Dunia Digital 89955Berita Seputar Dunia Digital 89956Berita Seputar Dunia Digital 89957Berita Seputar Dunia Digital 89958Berita Seputar Dunia Digital 89959Berita Seputar Dunia Digital 89960Edukasi Dunia Digital 74021Edukasi Dunia Digital 74022Edukasi Dunia Digital 74023Edukasi Dunia Digital 74024Edukasi Dunia Digital 74025Edukasi Dunia Digital 74026Edukasi Dunia Digital 74027Edukasi Dunia Digital 74028Edukasi Dunia Digital 74029Edukasi Dunia Digital 74030Edukasi Dunia Digital 74031Edukasi Dunia Digital 74032Edukasi Dunia Digital 74033Edukasi Dunia Digital 74034Edukasi Dunia Digital 74035Edukasi Dunia Digital 74036Edukasi Dunia Digital 74037Edukasi Dunia Digital 74038Edukasi Dunia Digital 74039Edukasi Dunia Digital 74040

Kategori: Berita Utama

  • Peduli Disabilitas Gubernur Jatim Berikan Penghargaan Buat Kombes Pol Budi Hermanto saat Jabat Kapolresta Malang Kota

    Peduli Disabilitas Gubernur Jatim Berikan Penghargaan Buat Kombes Pol Budi Hermanto saat Jabat Kapolresta Malang Kota

    Peduli Disabilitas Gubernur Jatim Berikan Penghargaan Buat Kombes Pol Budi Hermanto saat Jabat Kapolresta Malang Kota

    Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa saat memberikan penghargaan kepada Kapolresta Malang Kota Kombes Pol Budi Hermanto sebagai salah satu sosok yang peduli terhadap disabilitas di Unggul Cemara Ballroom Malang, Kamis (8/12/2022). (Foto: Dok. Humas Polresta Malang Kota)

    JATIMTIMES – Gubernur Jawa Timur (Jatim) Khofifah Indar Parawansa memberikan penghargaan kepada Polresta Malang Kota sebagai institusi peduli disabilitas yang diterima Kapolresta Malang Kota Kombes Pol Budi Hermanto.

    Penyerahan penghargaan dilakukan oleh Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa kepada Kombes Pol Budi Hermanto beserta dua institusi lainnya secara simbolis di momentum Puncak Hari Disabilitas Internasional Provinsi Jatim Tahun 2022 di Unggul Cemara Ballroom Malang, Kamis (8/12/2022).

    Khofifah menjelaskan, alasan diberikannya penghargaan kepada Polresta Malang Kota sebagai institusi peduli disabilitas dikarenakan Polresta Malang Kota telah membuka ruang dan peluang kerja bagi para penyandang disabilitas.

    “Ada di antara mereka yang menjadi konten kreator, ada yang menjadi humas di Polresta Malang Kota. Ini akan menjadi referensi bagi institusi lainnya bahwa mereka memiliki awareness, peluang dan kesempatan yang diberikan kepada penyandang disabilitas untuk berkarya,” ujar Khofifah kepada Jatim Times.

    Lebih lanjut, orang nomor satu di lingkungan Pemerintah Provinsi Jatim itu menyampaikan, pihaknya memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada tiga pihak yang dianggap memiliki kepedulian tinggi terhadap penyandang disabilitas.

    Di antaranya Kapolresta Malang Kota Kombes Pol Budi Hermanto sebagai pucuk pimpinan Polresta Malang Kota. Kemudian Maskurun, seorang perempuan pendiri Rumah Qur’an Sahabat Tuli Kediri, serta PT Sumber Alfaria Triajaya (Alfamart).

    “Kami sangat mengapresiasi dan akan memberikan penghargaan setinggi-tingginya kepada orang-orang hebat yang telah peduli dengan disabilitas,” terang Khofifah.

    Sementara itu, Kapolresta Malang Kota Kombes Pol Budi Hermanto mengaku kaget dan merasa terharu atas penghargaan yang diterima Polresta Malang Kota dari Gubernur Provinsi Jatim Khofifah Indar Parawansa sebagai institusi peduli disabilitas.

    “Kami melakukan rekutmen saudara-saudara disabilitas ini, murni karena melihat kemampuan mereka dan hal ini sudah berjalan selama sembilan bulan,” jelas perwira polisi yang akrab disapa Buher.

    Perwira polisi dengan tiga melati dipundaknya ini menjelaskan, Polresta Malang Kota telah melakukan penerimaan empat staf dari penyandang disabilitas dengan penempatan yang berbeda.

    Keempat staf tersebut yakni Fany Akbar dan Rara Lingga Mardiani di bagian Humas Polresta Malang Kota. Fatrullah Budi Harianto ditempatkan di bagian SKCK Sat Intelkam Polresta Malang Kota. Sedangkan Ni Putu Ayu Nouvalyta Endrajaya, ditempatkan di Bagian Perencanaan (Bagren) Polresta Malang Kota.

    “Dengan adanya empat orang disabilitas tersebut, dapat menjadi semangat, motivasi, serta contoh bagi personel lainnya untuk bisa bekerja lebih baik,” pungkas Buher.

     

  • Kisah Persahabatan Seorang Bocah dengan Kapolresta Malang Kota

    Kisah Persahabatan Seorang Bocah dengan Kapolresta Malang Kota

    Kisah Persahabatan Seorang Bocah dengan Kapolresta Malang Kota

    (Foto: istimewa)

     

    Takdir kehidupan sudah digariskan oleh sang pencipta. Sebagai manusia hanya bisa berusaha dan berdoa agar hidupnya lebih baik dan bermakna. Karena setiap kesuksesan tidak akan ada hasil yang menghianati proses.

    Sebuah doa dan usaha yang dilakukan seseorang dengan tulus pasti akan berbuah manis. Hal ini seperti kisah inspiratif seorang keluarga sederhana yang berasal dari Kecamatan Sukun, Kota Malang.

    Yozay Wijaya (11), anak laki-laki pasangan Roni Wijaya dan Sari Widyawati, tak pernah menyangka dirinya akan memiliki seorang sahabat seorang Kapolresta.

    (Foto: istimewa)

    Awal persahabatan Yozay dan Kapolresta Malang Kota, Kombes Pol Budi Hermanto, bermula dari ibunya yang meninggalkan jejak komentar di salah satu postingan Instagram Polresta Malang Kota, Juni 2022 silam. Pada komentar tersebut, Sari Widyawati menyampaikan bahwa putra sulungnya lahir pada 1 Juli 2012, bertepatan dengan peringatan Hari Bhayangkara.

    Buher, sapaan akrab Kapolresta, mengonfirmasi bahwa persahabatannya tersebut terjalin berkat jejak komentar yang ditinggalkan oleh ibunda Yozay. “Memang benar. Sekitar satu tahun lalu kami melihat komentar ibunya Yozay. Kemudian saya meminta anggota untuk mengeceknya, dan ternyata benar” terangnya, Jumat (17/6/2023).

    Tidak cukup sampai di situ, Yozai bersama keluarganya kemudian diundang hadir dalam berbagai kegiatan yang diselenggarakan Polresta Malang Kota. Seperti perayaan Hari Bhayangkara ke-76, perayaan Iduladha 2022, Tasyakuran Tahun Baru 2023, dan sejumlah kegiatan lainnya.

    (Foto: istimewa)

    Bahkan saat ini keluarga tersebut masih mendapat perhatian dari Buher, dengan dilakukannya program bedah rumah milik keluarga Yozay. Program bedah rumah menjadi salah satu rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-77 tahun ini.

    “Program bedah rumah ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan hari Bhayangkara ke-77 ,dan kami ingin dapat memberikan banyak manfaat kepada masyarakat di Kota Malang, khususnya untuk keluarga Yozay yang dari dulu sudah memiliki impian untuk memiliki rumah lebih sehat,” tutur Buher.

    “Doa keluarga kecil ini diwujudkan oleh Polresta Malang Kota, yang bersinergi dengan Batasmedia 99 serta para donatur lainnya,” lanjut Kapolresta.

    Program bedah rumah dalam rangka perayaan Hari Bhayangkara ke-77 kali ini menyasar tiga lokasi di wilayah Kecamatan Sukun. Selain rumah keluarga dari Yozay, rumah lainnya yang direnovasi adalah milik Srianah dan Suwandi. Tidak hanya  program bedah rumah, Kapolresta juga turut membantu proses pembangunan salah satu masjid.

    (Foto: istimewa)

    Perhatian yang diberikan oleh Kapolresta Malang Kota membuat orangtua Yozay angkat bicara. “Tentunya kami sangat berterimakasih Bapak Kapolresta Malang Kota, yang telah memberikan banyak perhatiannya kepada ananda kami. Bahkan saat ini keluarga kami mendapat bantuan bedah rumah yang telah kami tinggali sejak 2015,” ucap Roni Wijaya, ayah Yozay.

    Selama ini Yosay tinggal bersama kedua orangtua dan adiknya di sebuah rumah berukuran 4,5 x 6,5 meter yang kondisinya kurang sehat. Proses bedah rumah yang dilakukan Polresta Malang Kota bekerjasama dengan Batasmedia99 ditargetkan rampung pada 28 Juni 2023 dan siap untuk kembali dihuni.

    “Sesuai rencana, jelang puncak peringatan Hari Bhayangkara ke-77 pada 1 Juli 2023, tiga rumah dan satu tempat ibadah (masjid) telah selesai pelaksanaan pemugarannya, dan akan siap di tempati serta digunakan kembali,” pungkas Buher

  • Kombes Pol Budi Hermanto, Sosok di Balik Julukan Bapak Disabilitas Malang Raya

    Kombes Pol Budi Hermanto, Sosok di Balik Julukan Bapak Disabilitas Malang Raya

    Kombes Pol Budi Hermanto, Sosok di Balik Julukan Bapak Disabilitas Malang Raya

    Kombes Pol Budi Hermanto, S.I.K., M.Si.

    Banyak pejabat dikenang karena jabatan dan prestasinya. Namun bagi komunitas disabilitas di Malang Raya, nama Kombes Pol Budi Hermanto, S.I.K., M.Si., memiliki arti yang jauh lebih dalam. Ia bukan sekadar mantan Kapolresta Malang Kota, melainkan sosok yang mereka panggil dengan penuh kasih sebagai “Bapak” atau seorang pelindung yang hadir dengan hati, bukan sekadar seragam.

    Julukan Bapak Disabilitas Malang Raya bukan muncul dari seremoni atau pencitraan, melainkan tumbuh dari hubungan tulus yang dibangun selama masa kepemimpinannya di Polresta Malang Kota. Di bawah kepemimpinannya, kantor polisi tak hanya berfungsi sebagai tempat penegakan hukum, tetapi juga menjadi ruang kemanusiaan yang terbuka bagi anak-anak difabel.

    Pria yang akrab disapa Buher itu memberi kesempatan bagi mereka untuk hadir, belajar, dan ikut berperan. Di antara mereka ada Rara, Fany, Fatrullah, dan Ayu, empat anak disabilitas yang kini menganggapnya sebagai ayah sendiri.

    Anak-anak itu pernah dilibatkan dalam berbagai kegiatan sosial kepolisian, mulai dari membantu dokumentasi hingga ikut serta dalam kampanye publik tentang empati dan inklusi sosial.

    “Bapak itu berbeda. Beliau tidak datang sebagai pejabat, tapi sebagai seseorang yang benar-benar mendengarkan kami. Berkat beliau, kami tahu bahwa polisi juga punya hati yang lembut,” ucap Rara, Selasa (11/11/2025). “

    Bagi Buher, kedekatan dengan komunitas disabilitas bukan ajang pencitraan. Ia menyebutnya sebagai panggilan kemanusiaan. Buher kerap menyambangi rumah-rumah anak difabel, menyalurkan bantuan berupa alat bantu gerak, biaya pendidikan, hingga rutin menyisihkan satu ekor sapi setiap Iduladha khusus untuk mereka.

    “Saya belajar banyak dari mereka, tentang ketulusan, semangat, dan rasa syukur. Tidak perlu menjadi hebat, cukup menjadi bermanfaat,” ujar Kombes Pol Budi Hermanto.

    Meski kini bertugas di Jakarta sebagai Kabidhumas Polda Metro Jaya, kepedulian itu tak pernah padam. Di sela kesibukannya, Buher tetap menjaga komunikasi dengan anak-anak binaannya di Malang. Ia masih sering menelepon untuk menanyakan kabar, memberi semangat, atau sekadar bercanda, seperti ayah yang tak pernah lupa pada anak-anaknya.

    Bagi komunitas disabilitas Malang Raya, sosok Buher menjadi simbol harapan dan keteladanan bahwa masih ada pejabat yang bekerja dengan nurani dan kehangatan.

    “Beliau mengajarkan kami agar tidak malu menjadi diri sendiri, dan terus berani bermimpi,” tutur Ayu, salah satu anak asuhnya.

    Atas dedikasi dan kepeduliannya, Kombes Pol Budi Hermanto telah menerima sejumlah penghargaan. Namun baginya, penghargaan sejati bukanlah piagam atau piala, melainkan tawa dan semangat anak-anak disabilitas yang kini kembali percaya bahwa mereka berharga.

    Kini, meski mengemban tanggung jawab baru di ibu kota, Buher tetap membawa semangat yang sama bahwa kekuatan seorang pemimpin tidak diukur dari pangkat, melainkan dari ketulusan hatinya dalam merangkul sesama.

    Kombes Pol Budi Hermanto bukan hanya perwira kepolisian, ia adalah Bapak Disabilitas, sosok yang menanamkan nilai kasih, empati, dan kemanusiaan yang melampaui batas jabatan dan seragam

  • Begini Pesan Haru Kadivhumas Polri di Hari Guru Nasional 2025

    Begini Pesan Haru Kadivhumas Polri di Hari Guru Nasional 2025

    Kepala Divisi Humas Polri, Irjen Pol. Dr. Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum., menyampaikan ucapan Selamat Hari Guru Nasional tahun 2025 dengan penuh ketulusan dan rasa hormat yang mendalam. Dalam suasana peringatan yang mengusung tema “Guru Hebat, Indonesia Kuat,” Irjen Sandi menggugah kembali ingatan banyak orang akan sosok guru yang menjadi lentera kehidupan—mereka yang tak pernah lelah membimbing, mengarahkan, dan menanamkan nilai-nilai yang membentuk karakter bangsa.

    Dengan suara yang penuh empati, ia menggambarkan perjuangan para guru yang tetap berdiri teguh meski sering kali menghadapi keterbatasan dan tantangan. Dari ruang kelas sederhana hingga sekolah-sekolah yang kini berkembang dengan teknologi, para guru selalu hadir sebagai jembatan antara mimpi dan kenyataan bagi jutaan anak bangsa. Mereka mengajarkan lebih dari sekadar ilmu; mereka menanamkan harapan, semangat, dan kepercayaan diri yang membuat generasi muda mampu melangkah lebih jauh.

    Irjen Sandi menegaskan bahwa tema tahun ini bukan hanya slogan, tetapi sebuah kebenaran yang telah teruji oleh waktu. Indonesia menjadi kuat karena para guru yang hebat—yang bekerja dalam diam, berkorban tanpa pamrih, dan terus memberikan yang terbaik demi masa depan negeri. Ia mengajak seluruh masyarakat untuk tidak hanya mengenang jasa guru pada hari ini, tetapi juga untuk terus menghargai, mendukung, dan memuliakan profesi yang begitu mulia tersebut.

    Dalam momen yang penuh keharuan ini, Kadiv Humas Polri menyampaikan doa dan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh guru di pelosok negeri, baik yang masih aktif mengajar maupun yang telah wafat meninggalkan jejak kebaikan. “Jasa kalian takkan pernah tergantikan,” ungkapnya dengan penuh penghormatan. Ia berharap semoga seluruh guru diberi kesehatan, kekuatan, dan kebahagiaan dalam menjalankan amanah besar membentuk masa depan Indonesia.

    Peringatan Hari Guru Nasional 2025 pun menjadi pengingat bahwa kekuatan sebuah bangsa bukan hanya terletak pada sumber daya alam atau teknologi, tetapi pada sosok-sosok pendidik yang membentuk karakter dan kecerdasan generasi penerus. Dan melalui pesan tulus ini, Irjen Sandi mengajak seluruh anak bangsa untuk menjadikan setiap hari sebagai kesempatan untuk berterima kasih kepada para pahlawan tanpa tanda jasa—para guru hebat yang membuat Indonesia tetap kuat.

     

     

  • Breaking News , Humas Polda Metro Jaya Rilis Kasus Alvaro Bocah Hilang yang Ditemukan Meninggal

    Breaking News , Humas Polda Metro Jaya Rilis Kasus Alvaro Bocah Hilang yang Ditemukan Meninggal

    Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto.Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto. (Beritasatu.com/Andrew Tito)

    Polisi akan memberikan keterangan resmi soal kematian Alvaro Kiano Nugroho (6) anak yang hilang sejak Maret 2025 di Pesanggrahan, Jakarta Selatan.

    Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto menyatakan, keterangan resmi akan disampaikan seiring perkembangan kasus. “Mohon waktu ya kami akan rilis segera,” ujarnya saat dikonfirmasi, Senin (24/11/2025).

     

    Diketahui, keluarga menyebut tersangka yang juga ayah tiri Alvaro meninggal dunia saat ditahan di Polres Metro Jakarta Selatan. “Ini tersangka meninggal, katanya bunuh diri di Polres dekat Blok M,” ujar nenek Alvaro, Sayem, Senin (24/11/2025).

    Pelaku, bernama Alex, ditangkap pada Rabu (19/11/2025) malam dan dikabarkan meninggal Sabtu (21/11/2025) pagi. “Sudah dikubur di Tangerang,” kata Sayem.

    Kapolres Metro Jakarta Selatan, Kombes Nicolas Ary Lilipaly, sebelumnya menyatakan, pelaku adalah ayah tirinya Alvaro Bernama Alex diketahui menikah dengan ibu korban sejak 2023.

    Polisi menemukan Alvaro dalam kondisi meninggal dunia setelah hilang selama 8 bulan. Tes DNA tengah dilakukan untuk memastikan identitas kerangka yang diduga sebagai Alvaro.

    Proses penyelidikan menghadapi sejumlah kendala, termasuk rekaman kamera pengawas (CCTV) di sekitar rumah korban yang terhapus setiap hari. Selain itu, laporan keluarga mengenai hilangnya Alvaro tidak diterima tepat pada hari kejadian.

    Polisi masih mengumpulkan keterangan dari saksi, pihak sekolah, keluarga, serta pesan langsung di media sosial dan saluran aduan Kapolsek untuk menuntaskan penyelidikan.

    Kakek korban, Tugimin (71), menduga Alvaro diculik oleh seseorang yang mengaku sebagai ayahnya. Polisi belum membeberkan penyebab kematian tersangka maupun rinciannya, karena kasus masih dalam pendalaman.

    Kasus ini menimbulkan sorotan publik terkait keselamatan anak dan proses hukum terhadap pelaku yang meninggal saat dalam tahanan, sehingga kepolisian berjanji mengungkap fakta secara transparan

  • Polda Metro Jaya Rilis Kasus Alvaro Bocah Hilang yang Ditemukan Meninggal

    Polda Metro Jaya Rilis Kasus Alvaro Bocah Hilang yang Ditemukan Meninggal

    Polda Metro Jaya Rilis Kasus Alvaro Bocah Hilang yang Ditemukan Meninggal

    Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto.Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto. (Beritasatu.com/Andrew Tito)

    Polisi akan memberikan keterangan resmi soal kematian Alvaro Kiano Nugroho (6) anak yang hilang sejak Maret 2025 di Pesanggrahan, Jakarta Selatan.

    Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto menyatakan, keterangan resmi akan disampaikan seiring perkembangan kasus. “Mohon waktu ya kami akan rilis segera,” ujarnya saat dikonfirmasi, Senin (24/11/2025).

     

    Diketahui, keluarga menyebut tersangka yang juga ayah tiri Alvaro meninggal dunia saat ditahan di Polres Metro Jakarta Selatan. “Ini tersangka meninggal, katanya bunuh diri di Polres dekat Blok M,” ujar nenek Alvaro, Sayem, Senin (24/11/2025).

    Pelaku, bernama Alex, ditangkap pada Rabu (19/11/2025) malam dan dikabarkan meninggal Sabtu (21/11/2025) pagi. “Sudah dikubur di Tangerang,” kata Sayem.

    Kapolres Metro Jakarta Selatan, Kombes Nicolas Ary Lilipaly, sebelumnya menyatakan, pelaku adalah ayah tirinya Alvaro Bernama Alex diketahui menikah dengan ibu korban sejak 2023.

    Polisi menemukan Alvaro dalam kondisi meninggal dunia setelah hilang selama 8 bulan. Tes DNA tengah dilakukan untuk memastikan identitas kerangka yang diduga sebagai Alvaro.

    Proses penyelidikan menghadapi sejumlah kendala, termasuk rekaman kamera pengawas (CCTV) di sekitar rumah korban yang terhapus setiap hari. Selain itu, laporan keluarga mengenai hilangnya Alvaro tidak diterima tepat pada hari kejadian.

    Polisi masih mengumpulkan keterangan dari saksi, pihak sekolah, keluarga, serta pesan langsung di media sosial dan saluran aduan Kapolsek untuk menuntaskan penyelidikan.

    Kakek korban, Tugimin (71), menduga Alvaro diculik oleh seseorang yang mengaku sebagai ayahnya. Polisi belum membeberkan penyebab kematian tersangka maupun rinciannya, karena kasus masih dalam pendalaman.

    Kasus ini menimbulkan sorotan publik terkait keselamatan anak dan proses hukum terhadap pelaku yang meninggal saat dalam tahanan, sehingga kepolisian berjanji mengungkap fakta secara transparan

  • Kabid Humas Polda Metro Jaya Rilis Kasus Alvaro Bocah Hilang yang Ditemukan Meninggal

    Kabid Humas Polda Metro Jaya Rilis Kasus Alvaro Bocah Hilang yang Ditemukan Meninggal

    Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto.Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto. (Beritasatu.com/Andrew Tito)

    Polisi akan memberikan keterangan resmi soal kematian Alvaro Kiano Nugroho (6) anak yang hilang sejak Maret 2025 di Pesanggrahan, Jakarta Selatan.

    Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto menyatakan, keterangan resmi akan disampaikan seiring perkembangan kasus. “Mohon waktu ya kami akan rilis segera,” ujarnya saat dikonfirmasi, Senin (24/11/2025).

     

    Diketahui, keluarga menyebut tersangka yang juga ayah tiri Alvaro meninggal dunia saat ditahan di Polres Metro Jakarta Selatan. “Ini tersangka meninggal, katanya bunuh diri di Polres dekat Blok M,” ujar nenek Alvaro, Sayem, Senin (24/11/2025).

    Pelaku, bernama Alex, ditangkap pada Rabu (19/11/2025) malam dan dikabarkan meninggal Sabtu (21/11/2025) pagi. “Sudah dikubur di Tangerang,” kata Sayem.

    Kapolres Metro Jakarta Selatan, Kombes Nicolas Ary Lilipaly, sebelumnya menyatakan, pelaku adalah ayah tirinya Alvaro Bernama Alex diketahui menikah dengan ibu korban sejak 2023.

    Polisi menemukan Alvaro dalam kondisi meninggal dunia setelah hilang selama 8 bulan. Tes DNA tengah dilakukan untuk memastikan identitas kerangka yang diduga sebagai Alvaro.

    Proses penyelidikan menghadapi sejumlah kendala, termasuk rekaman kamera pengawas (CCTV) di sekitar rumah korban yang terhapus setiap hari. Selain itu, laporan keluarga mengenai hilangnya Alvaro tidak diterima tepat pada hari kejadian.

    Polisi masih mengumpulkan keterangan dari saksi, pihak sekolah, keluarga, serta pesan langsung di media sosial dan saluran aduan Kapolsek untuk menuntaskan penyelidikan.

    Kakek korban, Tugimin (71), menduga Alvaro diculik oleh seseorang yang mengaku sebagai ayahnya. Polisi belum membeberkan penyebab kematian tersangka maupun rinciannya, karena kasus masih dalam pendalaman.

    Kasus ini menimbulkan sorotan publik terkait keselamatan anak dan proses hukum terhadap pelaku yang meninggal saat dalam tahanan, sehingga kepolisian berjanji mengungkap fakta secara transparan

  • Kombes Pol Budi Hermanto Rilis Kasus Alvaro Bocah Hilang yang Ditemukan Meninggal

    Kombes Pol Budi Hermanto Rilis Kasus Alvaro Bocah Hilang yang Ditemukan Meninggal

    Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto.Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto. (Beritasatu.com/Andrew Tito)

    Polisi akan memberikan keterangan resmi soal kematian Alvaro Kiano Nugroho (6) anak yang hilang sejak Maret 2025 di Pesanggrahan, Jakarta Selatan.

    Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto menyatakan, keterangan resmi akan disampaikan seiring perkembangan kasus. “Mohon waktu ya kami akan rilis segera,” ujarnya saat dikonfirmasi, Senin (24/11/2025).

     

    Diketahui, keluarga menyebut tersangka yang juga ayah tiri Alvaro meninggal dunia saat ditahan di Polres Metro Jakarta Selatan. “Ini tersangka meninggal, katanya bunuh diri di Polres dekat Blok M,” ujar nenek Alvaro, Sayem, Senin (24/11/2025).

    Pelaku, bernama Alex, ditangkap pada Rabu (19/11/2025) malam dan dikabarkan meninggal Sabtu (21/11/2025) pagi. “Sudah dikubur di Tangerang,” kata Sayem.

    Kapolres Metro Jakarta Selatan, Kombes Nicolas Ary Lilipaly, sebelumnya menyatakan, pelaku adalah ayah tirinya Alvaro Bernama Alex diketahui menikah dengan ibu korban sejak 2023.

    Polisi menemukan Alvaro dalam kondisi meninggal dunia setelah hilang selama 8 bulan. Tes DNA tengah dilakukan untuk memastikan identitas kerangka yang diduga sebagai Alvaro.

    Proses penyelidikan menghadapi sejumlah kendala, termasuk rekaman kamera pengawas (CCTV) di sekitar rumah korban yang terhapus setiap hari. Selain itu, laporan keluarga mengenai hilangnya Alvaro tidak diterima tepat pada hari kejadian.

    Polisi masih mengumpulkan keterangan dari saksi, pihak sekolah, keluarga, serta pesan langsung di media sosial dan saluran aduan Kapolsek untuk menuntaskan penyelidikan.

    Kakek korban, Tugimin (71), menduga Alvaro diculik oleh seseorang yang mengaku sebagai ayahnya. Polisi belum membeberkan penyebab kematian tersangka maupun rinciannya, karena kasus masih dalam pendalaman.

    Kasus ini menimbulkan sorotan publik terkait keselamatan anak dan proses hukum terhadap pelaku yang meninggal saat dalam tahanan, sehingga kepolisian berjanji mengungkap fakta secara transparan

  • Polisi Rilis Kasus Alvaro Bocah Hilang yang Ditemukan Meninggal

    Polisi Rilis Kasus Alvaro Bocah Hilang yang Ditemukan Meninggal

    Polisi Rilis Kasus Alvaro Bocah Hilang yang Ditemukan Meninggal

    Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto.Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto. (Beritasatu.com/Andrew Tito)

    Polisi akan memberikan keterangan resmi soal kematian Alvaro Kiano Nugroho (6) anak yang hilang sejak Maret 2025 di Pesanggrahan, Jakarta Selatan.

    Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto menyatakan, keterangan resmi akan disampaikan seiring perkembangan kasus. “Mohon waktu ya kami akan rilis segera,” ujarnya saat dikonfirmasi, Senin (24/11/2025).

     

    Diketahui, keluarga menyebut tersangka yang juga ayah tiri Alvaro meninggal dunia saat ditahan di Polres Metro Jakarta Selatan. “Ini tersangka meninggal, katanya bunuh diri di Polres dekat Blok M,” ujar nenek Alvaro, Sayem, Senin (24/11/2025).

    Pelaku, bernama Alex, ditangkap pada Rabu (19/11/2025) malam dan dikabarkan meninggal Sabtu (21/11/2025) pagi. “Sudah dikubur di Tangerang,” kata Sayem.

    Kapolres Metro Jakarta Selatan, Kombes Nicolas Ary Lilipaly, sebelumnya menyatakan, pelaku adalah ayah tirinya Alvaro Bernama Alex diketahui menikah dengan ibu korban sejak 2023.

    Polisi menemukan Alvaro dalam kondisi meninggal dunia setelah hilang selama 8 bulan. Tes DNA tengah dilakukan untuk memastikan identitas kerangka yang diduga sebagai Alvaro.

    Proses penyelidikan menghadapi sejumlah kendala, termasuk rekaman kamera pengawas (CCTV) di sekitar rumah korban yang terhapus setiap hari. Selain itu, laporan keluarga mengenai hilangnya Alvaro tidak diterima tepat pada hari kejadian.

    Polisi masih mengumpulkan keterangan dari saksi, pihak sekolah, keluarga, serta pesan langsung di media sosial dan saluran aduan Kapolsek untuk menuntaskan penyelidikan.

    Kakek korban, Tugimin (71), menduga Alvaro diculik oleh seseorang yang mengaku sebagai ayahnya. Polisi belum membeberkan penyebab kematian tersangka maupun rinciannya, karena kasus masih dalam pendalaman.

    Kasus ini menimbulkan sorotan publik terkait keselamatan anak dan proses hukum terhadap pelaku yang meninggal saat dalam tahanan, sehingga kepolisian berjanji mengungkap fakta secara transparan

  • Fakta Sebenarnya! Polda Metro Tegaskan MAF Bukan Anak Propam, Mobil di Bogor Hasil Takeover Kredit

    Fakta Sebenarnya! Polda Metro Tegaskan MAF Bukan Anak Propam, Mobil di Bogor Hasil Takeover Kredit

    Fakta Sebenarnya! Polda Metro Tegaskan MAF Bukan Anak Propam, Mobil di Bogor Hasil Takeover Kredit

     

    Kontroversi mengenai seorang pria yang mengaku sebagai anak anggota Propam Polda Metro
    Jaya dan menggunakan mobil yang diklaim sebagai barang bukti (BB) Polsek untuk berjalan-jalan di Mal BTM Bogor akhirnya menemui titik terang.

    Polda Metro Jaya secara resmi buka suara meluruskan informasi yang terlanjur viral di media sosial, menegaskan bahwa klaim pria berinisial MAF tersebut adalah tidak benar.
    Tepis Kabar Viral, Polda Metro Ungkap Fakta Sebenarnya
    Insiden ini bermula dari video cekcok di area parkir antara MAF dengan sejumlah orang yang diduga debt collector. Dalam video yang diunggah oleh akun seperti @undercover.id, MAF secara lantang mengaku sebagai
    anak Propam sekaligus menyebut mobil yang ia kendarai berstatus barang bukti pinjaman dari Polsek. Menanggapi kehebohan di ruang digital, Kabidhumas Polda Metro Jaya, Kombespol Bhudi Hermanto, segera memberikan klarifikasi resmi pada Minggu (23/11/2025).

    1. Bantahan Klaim Anak Propam

    Kombespol Bhudi Hermanto dengan tegas membantah pengakuan MAF. Ia memastikan bahwa MAF sama sekali
    tidak memiliki hubungan kekerabatan dengan anggota Propam Polda Metro Jaya.
    “Kami dari Polda Metro Jaya akan menyampaikan informasi dan fakta. Yang pertama
    adalah tidak benar bahwa saudara MAF ataupun orang tuanya sebagai anggota
    Propam Polda Metro Jaya,” kata Bhudi dalam keterangannya.

    2. Status Mobil: Bukan Barang Bukti Hukum
    Selain membantah status keanggotaan keluarga MAF, Polda Metro Jaya juga meluruskan status mobil yang menjadi objek cekcok.
    Mobil tersebut, yang sempat diklaim MAF sebagai “barang bukti Polsek” yang dipinjamkan, ternyata bukanlah barang bukti yang terikat dalam proses hukum di Polda Metro Jaya. Melainkan, kendaraan tersebut diduga kuat merupakan hasil dari takeover kredit.

    MAF Berdalih Terpaksa Mengaku Karena Terintimidasi
    Dalam laporan lanjutan, terungkap bahwa MAF memberikan alibi atas pengakuan bohongnya. Pria tersebut
    mengaku terpaksa melontarkan klaim sebagai anak Propam dan menggunakan mobil BB karena merasa diintimidasi oleh debt collector yang mencegatnya di area parkir.
    Tindakan MAF, yang kini diketahui sedang berada di Yogyakarta, jelas menimbulkan kebingungan dan kegaduhan di masyarakat, serta merugikan citra institusi Polri.
    Polda Metro Jaya Lakukan Pendalaman dan Pemanggilan
    Hingga saat ini, petugas kepolisian sedang mendalami motif dan meminta keterangan dari MAF. Pihak Polda Metro Jaya ingin mempertanyakan maksud dan tujuan MAF menyampaikan klaim bohong tersebut di hadapan publik dan mengapa video pengakuannya sampai beredar luas.
    “Kami akan mempertanyakan maksud dan tujuan menyampaikan pertanyaan tersebut
    dari akun yang kami terima beredar di masyarakat. Demikian yang bisa kami sampaikan
    untuk meluruskan informasi, sehingga tidak bias di masyarakat,” tukas Bhudi.
    Klarifikasi cepat dari Polda Metro Jaya ini diharapkan dapat meluruskan narasi yang bias di tengah masyarakat, sekaligus menggarisbawahi pentingnya verifikasi informasi sebelum beredar luas di media sosial.