https://www.zeverix.comkencang77situs slot gacorEfek Near-Miss dalam Judi OnlineKebiasaan Bermain Permainan Slot OnlineJudi Online Mengubah Pengelolaan UangPemain Slot Mengejar Kemenangan BerulangKonten Maxwin di Media SosialIklan Judi Online Literasi DigitalPerbedaan Game dengan Judi OnlineMengejar Kekalahan dalam Judi OnlineDeposit Kecil Pengeluaran Slot MembesarKemenangan Pertama Memicu Kebiasaan BerjudiPaparan Konten Slot Media SosialKonten Slot Online pada AnakPromosi Bonus Deposit Judi OnlineJebakan Sunk Cost Judi OnlineGambler’s Fallacy dalam Judi OnlineJudi Online dan Keuangan KeluargaHadiah Acak dalam Slot OnlineIklan Digital Menuju Judi OnlineKonten Kemenangan Judi Online ViralDampak Judi Online Anak MudaKetika Judi Online Mulai Mengganggu Pekerjaan dan Keluarga, Kenali Tanda Masalah Sejak DiniJudi Online dan Kesehatan Mental, Memahami Hubungan Stres, Kecemasan, dan Dorongan Terus BermainKemenangan Awal dalam Slot Online Bisa Menjadi Jebakan Psikologis, Mengapa Bisa Terjadi?Peran Dopamin dalam Perilaku Berjudi, Mengapa Sensasi Menang Membuat Seseorang Ingin Mengulanginya?RTP dalam Slot Online Bukan Jaminan Menang, Memahami Statistik agar Tidak Salah PersepsiPromosi Judi Online di Media Sosial dan Risiko Normalisasi Perjudian pada Generasi MudaPeran Influencer dalam Normalisasi Judi Online, Mengapa Literasi Media Menjadi Penting?Bonus, Cashback, dan Promosi Slot Online, Memahami Cara Pemasaran Memengaruhi Keputusan PemainJudi Online dan Pinjaman Digital, Bagaimana Kerugian Bisa Berkembang Menjadi Lingkaran Utang?Dampak Judi Online terhadap Keharmonisan dan Kepercayaan dalam Keluarga dan Linkungan MasyarakatBagaimana Membantu Teman yang Mulai Terjebak Judi Online tanpa Menghakiminya?Peran Orang Tua dalam Mencegah Anak Mengenal Slot Online dari Lingkungan DigitalGame Digital dan Judi Online, Bagaimana Generasi Muda Dapat Mengenali Perbedaannya?Judi Online di Kalangan Mahasiswa, Mengapa Masalah Ini Perlu Menjadi Perhatian Dunia Pendidikan?Dari Iseng Menjadi Kebiasaan, Memahami Proses Terbentuknya Kecanduan Judi OnlineMengapa Kekalahan dalam Slot Online Justru Bisa Membuat Seseorang Terus Bermain?Dampak Judi Online terhadap Kondisi Ekonomi Masyarakat yang Jarang di PahamiFenomena Judi Online pada Generasi Muda, Apa yang Membuatnya Sulit Dihindari?Literasi Digital sebagai Benteng Pencegahan Judi Online di Kalangan Pelajar dan MahasiswaDampak Judi Online terhadap Kondisi Ekonomi Masyarakat yang Harus di Pahamikencang77Tinjauan Sosio Ekonomi Judi OnlineBahaya Game Digital Mirip JudiTanda Perilaku Adiktif Judi OnlineBahaya Mengejar Kekalahan Slot OnlineJebakan Balik Modal Game DaringPandangan Syariat Dampak Hasil JudiAnalisis Kesehatan Mental Pelarian SlotBahaya Slot Online Merusak KeluargaTipu Daya Fitur Lucky SpinEfek Kecanduan Judi Pada OtakBatas Etis Hukum Judi IslamLangkah Awal Pemulihan Berhenti JudiBahaya Berjudi Berkedok Game DigitalPenyebab Pemain Lupa Total KalahPemulihan Mental Finansial Bebas JudolMembangun Self Control Bebas SlotAlgoritma Slot Menang Jangka PanjangBahaya Chasing Losses Slot OnlinePengingat Prioritas Ibadah Bahaya SlotMenghentikan Kebiasaan Mengejar Kekalahan JudiPermainan digital NewsPermainan digital NewsPermainan digital NewsPermainan digital NewsPermainan digital NewsPermainan digital NewsPermainan digital NewsPermainan digital NewsPermainan digital NewsPermainan digital Newsbahaya jebakan ingin kaya instandampak buruk kecanduan spin mahjongfatwa ulama tentang judi onlinejebakan manis akun demo slotdorongan impulsif bermain slot onlinerisiko nyata bonus deposit slotdampak slot pada keuangan keluargapilihan terbaik saat mengalami rungkadpentingnya memperjuangkan usaha yang halaltipu daya fitur scatter slotbahaya gaji habis untuk deposithukum maysir judi slot digitalcara berhenti mengejar maxwin slothalusinasi kemenangan dalam judi onlinearti istilah gacor dan rungkadrealita bahaya dari judi onlinebahaya judi online pada anaktanda terjerumus kecanduan judi onlinebahaya mengejar kekalahan bermain slotjebakan balik modal game slotbahaya uang hasil judi onlinestres akibat kecanduan judi onlinedampak judi online bagi keluargatipu daya fitur lucky spinalasan psikologis sulit berhenti judihukum judi online dalam islamlangkah awal berhenti judi onlinebahaya judi berkedok game onlinecara menghitung kerugian judi onlinepemulihan mental lepas dari judolcara membangun kontrol diri judicara kerja algoritma mesin slotbahaya jebakan chasing losses judirenungan meninggalkan kebiasaan judi onlinekeputusan berhenti main judi onlinetinjauan maqashid syariah judi onlineilusi balik modal pemain judistrategi koping sehat untuk mahasiswaliterasi keuangan untuk generasi mudapencegahan judi online di kampuskonvergensi game digital judi onlineperilaku konsumtif anak game digitalmekanisme reward lucky spin mobiletransformasi transaksi virtual ke finansialdampak judi online ketahanan keluargastrategi edukasi preventif kecanduan slotperspektif ulama syariat judi daringliterasi digital cegah taruhan anakanalisis sosio-ekonomi perjudian onlinebias naratif konten media sosialpenguatan literasi digital cegah judiperan institusi pendidikan judi daringdampak perjudian online kesehatan mentaletika bermedia digital promosi judipendidikan karakter cegah adiktif digitalOtak Tak Bedakan Hampir MenangBaccarat Poker Slot Digemari Anak MudaPinjol Modal Judi Ujungnya JurangPsikologi Hampir Jackpot Bikin NagihSbobet ke Ruang Sidang: KehancuranBonus Harian Judi Bikin NagihJudi Online di Grup WhatsApp KeluargaJackpot Palsu Hancurkan Ekonomi Rumah TanggaAnak Kos dan Slot OnlineTerapi Kognitif untuk Pecandu JudiMasjid dan Kampus Lawan JudiJudi Online vs Investasi: Mana Nyata?AI Bandar Kuras Kantong PemainMantan Pecandu Judi Menemukan Jati DiriKorban Judi Sulit Cari BantuanIklan Judi Racuni Generasi MudaFOMO Bikin Orang Terjebak JudiMaqashid Syariah vs Janji JackpotGen Z Tolak Jalan Pintas JudiJudi Pelarian Stres Pekerja Muda
https://www.zeverix.comkencang77situs slot gacorEfek Near-Miss dalam Judi OnlineKebiasaan Bermain Permainan Slot OnlineJudi Online Mengubah Pengelolaan UangPemain Slot Mengejar Kemenangan BerulangKonten Maxwin di Media SosialIklan Judi Online Literasi DigitalPerbedaan Game dengan Judi OnlineMengejar Kekalahan dalam Judi OnlineDeposit Kecil Pengeluaran Slot MembesarKemenangan Pertama Memicu Kebiasaan BerjudiPaparan Konten Slot Media SosialKonten Slot Online pada AnakPromosi Bonus Deposit Judi OnlineJebakan Sunk Cost Judi OnlineGambler’s Fallacy dalam Judi OnlineJudi Online dan Keuangan KeluargaHadiah Acak dalam Slot OnlineIklan Digital Menuju Judi OnlineKonten Kemenangan Judi Online ViralDampak Judi Online Anak MudaKetika Judi Online Mulai Mengganggu Pekerjaan dan Keluarga, Kenali Tanda Masalah Sejak DiniJudi Online dan Kesehatan Mental, Memahami Hubungan Stres, Kecemasan, dan Dorongan Terus BermainKemenangan Awal dalam Slot Online Bisa Menjadi Jebakan Psikologis, Mengapa Bisa Terjadi?Peran Dopamin dalam Perilaku Berjudi, Mengapa Sensasi Menang Membuat Seseorang Ingin Mengulanginya?RTP dalam Slot Online Bukan Jaminan Menang, Memahami Statistik agar Tidak Salah PersepsiPromosi Judi Online di Media Sosial dan Risiko Normalisasi Perjudian pada Generasi MudaPeran Influencer dalam Normalisasi Judi Online, Mengapa Literasi Media Menjadi Penting?Bonus, Cashback, dan Promosi Slot Online, Memahami Cara Pemasaran Memengaruhi Keputusan PemainJudi Online dan Pinjaman Digital, Bagaimana Kerugian Bisa Berkembang Menjadi Lingkaran Utang?Dampak Judi Online terhadap Keharmonisan dan Kepercayaan dalam Keluarga dan Linkungan MasyarakatBagaimana Membantu Teman yang Mulai Terjebak Judi Online tanpa Menghakiminya?Peran Orang Tua dalam Mencegah Anak Mengenal Slot Online dari Lingkungan DigitalGame Digital dan Judi Online, Bagaimana Generasi Muda Dapat Mengenali Perbedaannya?Judi Online di Kalangan Mahasiswa, Mengapa Masalah Ini Perlu Menjadi Perhatian Dunia Pendidikan?Dari Iseng Menjadi Kebiasaan, Memahami Proses Terbentuknya Kecanduan Judi OnlineMengapa Kekalahan dalam Slot Online Justru Bisa Membuat Seseorang Terus Bermain?Dampak Judi Online terhadap Kondisi Ekonomi Masyarakat yang Jarang di PahamiFenomena Judi Online pada Generasi Muda, Apa yang Membuatnya Sulit Dihindari?Literasi Digital sebagai Benteng Pencegahan Judi Online di Kalangan Pelajar dan MahasiswaDampak Judi Online terhadap Kondisi Ekonomi Masyarakat yang Harus di Pahamikencang77Tinjauan Sosio Ekonomi Judi OnlineBahaya Game Digital Mirip JudiTanda Perilaku Adiktif Judi OnlineBahaya Mengejar Kekalahan Slot OnlineJebakan Balik Modal Game DaringPandangan Syariat Dampak Hasil JudiAnalisis Kesehatan Mental Pelarian SlotBahaya Slot Online Merusak KeluargaTipu Daya Fitur Lucky SpinEfek Kecanduan Judi Pada OtakBatas Etis Hukum Judi IslamLangkah Awal Pemulihan Berhenti JudiBahaya Berjudi Berkedok Game DigitalPenyebab Pemain Lupa Total KalahPemulihan Mental Finansial Bebas JudolMembangun Self Control Bebas SlotAlgoritma Slot Menang Jangka PanjangBahaya Chasing Losses Slot OnlinePengingat Prioritas Ibadah Bahaya SlotMenghentikan Kebiasaan Mengejar Kekalahan JudiPermainan digital NewsPermainan digital NewsPermainan digital NewsPermainan digital NewsPermainan digital NewsPermainan digital NewsPermainan digital NewsPermainan digital NewsPermainan digital NewsPermainan digital Newsbahaya jebakan ingin kaya instandampak buruk kecanduan spin mahjongfatwa ulama tentang judi onlinejebakan manis akun demo slotdorongan impulsif bermain slot onlinerisiko nyata bonus deposit slotdampak slot pada keuangan keluargapilihan terbaik saat mengalami rungkadpentingnya memperjuangkan usaha yang halaltipu daya fitur scatter slotbahaya gaji habis untuk deposithukum maysir judi slot digitalcara berhenti mengejar maxwin slothalusinasi kemenangan dalam judi onlinearti istilah gacor dan rungkadrealita bahaya dari judi onlinebahaya judi online pada anaktanda terjerumus kecanduan judi onlinebahaya mengejar kekalahan bermain slotjebakan balik modal game slotbahaya uang hasil judi onlinestres akibat kecanduan judi onlinedampak judi online bagi keluargatipu daya fitur lucky spinalasan psikologis sulit berhenti judihukum judi online dalam islamlangkah awal berhenti judi onlinebahaya judi berkedok game onlinecara menghitung kerugian judi onlinepemulihan mental lepas dari judolcara membangun kontrol diri judicara kerja algoritma mesin slotbahaya jebakan chasing losses judirenungan meninggalkan kebiasaan judi onlinekeputusan berhenti main judi onlinetinjauan maqashid syariah judi onlineilusi balik modal pemain judistrategi koping sehat untuk mahasiswaliterasi keuangan untuk generasi mudapencegahan judi online di kampuskonvergensi game digital judi onlineperilaku konsumtif anak game digitalmekanisme reward lucky spin mobiletransformasi transaksi virtual ke finansialdampak judi online ketahanan keluargastrategi edukasi preventif kecanduan slotperspektif ulama syariat judi daringliterasi digital cegah taruhan anakanalisis sosio-ekonomi perjudian onlinebias naratif konten media sosialpenguatan literasi digital cegah judiperan institusi pendidikan judi daringdampak perjudian online kesehatan mentaletika bermedia digital promosi judipendidikan karakter cegah adiktif digitalOtak Tak Bedakan Hampir MenangBaccarat Poker Slot Digemari Anak MudaPinjol Modal Judi Ujungnya JurangPsikologi Hampir Jackpot Bikin NagihSbobet ke Ruang Sidang: KehancuranBonus Harian Judi Bikin NagihJudi Online di Grup WhatsApp KeluargaJackpot Palsu Hancurkan Ekonomi Rumah TanggaAnak Kos dan Slot OnlineTerapi Kognitif untuk Pecandu JudiMasjid dan Kampus Lawan JudiJudi Online vs Investasi: Mana Nyata?AI Bandar Kuras Kantong PemainMantan Pecandu Judi Menemukan Jati DiriKorban Judi Sulit Cari BantuanIklan Judi Racuni Generasi MudaFOMO Bikin Orang Terjebak JudiMaqashid Syariah vs Janji JackpotGen Z Tolak Jalan Pintas JudiJudi Pelarian Stres Pekerja Muda

Blog

  • Polda Metro Jaya Pulangkan Tiga ART Korban TPPO dan Eksploitasi dari Libia

    Polda Metro Jaya Pulangkan Tiga ART Korban TPPO dan Eksploitasi dari Libia

    Polda Metro Jaya Pulangkan Tiga ART Korban TPPO dan Eksploitasi dari Libia
    Kasubbid Penmas Polda Metro Jaya, AKBP Onkoseno Grandiarso Sukahar.(Dok. Antara)

    POLDA Metro Jaya berhasil memulangkan tiga wanita warga negara Indonesia yang menjadi korban Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) di Libia. Pemulangan ini merupakan hasil koordinasi lintas negara dan lintas instansi setelah para korban mengalami eksploitasi berat di negara tersebut.

     

    Temukan lebih banyak

     

     

    Kasubbid Penmas Polda Metro Jaya, AKBP Onkoseno Grandiarso Sukahar, mengonfirmasi bahwa ketiga korban yang berinisial NAR, SS, dan NKR telah tiba di Tanah Air melalui Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta pada Selasa (4/8/2026).

     

     

    “Hari ini kami menyampaikan proses pemulangan tiga warga negara Indonesia yang menjadi korban tindak pidana perdagangan orang dari Libia. Kami menyampaikan keprihatinan atas kejadian yang menimpa ketiga korban tersebut,” ujar Onkoseno di Jakarta

    Ia menegaskan bahwa kepulangan para korban bukan sekadar akhir dari perjalanan panjang mereka di luar negeri, melainkan awal dari proses perlindungan, pendampingan, dan pemulihan psikis maupun fisik agar mereka dapat kembali menjalani kehidupan yang aman.

    Modus Penipuan Kerja ke Turki

    Kasus ini terungkap setelah Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya membongkar jaringan pemberangkatan Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI) secara nonprosedural. Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Kombes Pol Iman Imanuddin, menjelaskan bahwa penyidik telah menetapkan dua tersangka berinisial R dan DY.

    Berdasarkan hasil penyidikan, para korban awalnya direkrut dengan iming-iming pekerjaan sebagai Asisten Rumah Tangga (ART) di Turki. Mereka dijanjikan gaji sebesar Rp7.000.000 per bulan dan diberikan uang saku keluarga (fee) berkisar antara Rp2.500.000 hingga Rp3.000.000 untuk menarik minat.

    Namun, setelah proses administrasi seperti paspor, visa, dan pemeriksaan kesehatan selesai, para korban justru dikirim ke Libia melalui Bandara Internasional Soekarno-Hatta, bukan ke Turki sebagaimana dijanjikan.

    Eksploitasi Berat di Libia

    Selama berada di Libia, ketiga wanita tersebut diduga mengalami eksploitasi berat. Iman mengungkapkan bahwa para korban tidak menerima gaji, paspor mereka ditahan, tidak mendapatkan makanan yang layak, serta mengalami pembatasan kebebasan. Selain itu, mereka juga dilaporkan mengalami tindakan kekerasan fisik dan psikis.

    Jaringan tersangka R dan DY diduga telah memberangkatkan sedikitnya 105 CPMI secara ilegal ke luar negeri dalam periode tahun 2023 hingga 2026. Pengungkapan kasus ini sendiri bermula dari Laporan Polisi Model A tertanggal 3 Juli 2026.

    Polda Metro Jaya melalui Direktorat Kriminal Umum dan Direktorat Perlindungan Perempuan dan Anak kini bersinergi dengan Kementerian Perlindungan Pekerja Migran Indonesia serta KP2MI untuk memastikan hak-hak korban terpenuhi.

    “Kami mengimbau kepada masyarakat agar lebih waspada dalam memilih jalur pekerjaan ke luar negeri. Pastikan memilih agen-agen resmi yang sesuai dengan ketentuan undang-undang yang berlaku,” pungkas Onkoseno.

  • Polda Metro Jaya Pulangkan Tiga ART Korban TPPO dan Eksploitasi dari Libia

    Polda Metro Jaya Pulangkan Tiga ART Korban TPPO dan Eksploitasi dari Libia

    Polda Metro Jaya Pulangkan Tiga ART Korban TPPO dan Eksploitasi dari Libia
    Kasubbid Penmas Polda Metro Jaya, AKBP Onkoseno Grandiarso Sukahar.(Dok. Antara)

    POLDA Metro Jaya berhasil memulangkan tiga wanita warga negara Indonesia yang menjadi korban Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) di Libia. Pemulangan ini merupakan hasil koordinasi lintas negara dan lintas instansi setelah para korban mengalami eksploitasi berat di negara tersebut.

     

    Temukan lebih banyak

     

     

    Kasubbid Penmas Polda Metro Jaya, AKBP Onkoseno Grandiarso Sukahar, mengonfirmasi bahwa ketiga korban yang berinisial NAR, SS, dan NKR telah tiba di Tanah Air melalui Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta pada Selasa (4/8/2026).

     

     

    “Hari ini kami menyampaikan proses pemulangan tiga warga negara Indonesia yang menjadi korban tindak pidana perdagangan orang dari Libia. Kami menyampaikan keprihatinan atas kejadian yang menimpa ketiga korban tersebut,” ujar Onkoseno di Jakarta

    Ia menegaskan bahwa kepulangan para korban bukan sekadar akhir dari perjalanan panjang mereka di luar negeri, melainkan awal dari proses perlindungan, pendampingan, dan pemulihan psikis maupun fisik agar mereka dapat kembali menjalani kehidupan yang aman.

    Modus Penipuan Kerja ke Turki

    Kasus ini terungkap setelah Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya membongkar jaringan pemberangkatan Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI) secara nonprosedural. Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Kombes Pol Iman Imanuddin, menjelaskan bahwa penyidik telah menetapkan dua tersangka berinisial R dan DY.

    Berdasarkan hasil penyidikan, para korban awalnya direkrut dengan iming-iming pekerjaan sebagai Asisten Rumah Tangga (ART) di Turki. Mereka dijanjikan gaji sebesar Rp7.000.000 per bulan dan diberikan uang saku keluarga (fee) berkisar antara Rp2.500.000 hingga Rp3.000.000 untuk menarik minat.

    Namun, setelah proses administrasi seperti paspor, visa, dan pemeriksaan kesehatan selesai, para korban justru dikirim ke Libia melalui Bandara Internasional Soekarno-Hatta, bukan ke Turki sebagaimana dijanjikan.

    Eksploitasi Berat di Libia

    Selama berada di Libia, ketiga wanita tersebut diduga mengalami eksploitasi berat. Iman mengungkapkan bahwa para korban tidak menerima gaji, paspor mereka ditahan, tidak mendapatkan makanan yang layak, serta mengalami pembatasan kebebasan. Selain itu, mereka juga dilaporkan mengalami tindakan kekerasan fisik dan psikis.

    Jaringan tersangka R dan DY diduga telah memberangkatkan sedikitnya 105 CPMI secara ilegal ke luar negeri dalam periode tahun 2023 hingga 2026. Pengungkapan kasus ini sendiri bermula dari Laporan Polisi Model A tertanggal 3 Juli 2026.

    Polda Metro Jaya melalui Direktorat Kriminal Umum dan Direktorat Perlindungan Perempuan dan Anak kini bersinergi dengan Kementerian Perlindungan Pekerja Migran Indonesia serta KP2MI untuk memastikan hak-hak korban terpenuhi.

    “Kami mengimbau kepada masyarakat agar lebih waspada dalam memilih jalur pekerjaan ke luar negeri. Pastikan memilih agen-agen resmi yang sesuai dengan ketentuan undang-undang yang berlaku,” pungkas Onkoseno.

  • Kapolda Sumsel Pimpin Rikkes Berkala PJU, Tekankan Pentingnya Kesehatan Personel untuk Optimalisasi Pelayanan

    Kapolda Sumsel Pimpin Rikkes Berkala PJU, Tekankan Pentingnya Kesehatan Personel untuk Optimalisasi Pelayanan

    PALEMBANG, Kapolda Sumatera Selatan (Sumsel) Irjen Pol. Dr. Sandi Nugroho SIK SH M.Hum memimpin pelaksanaan Pemeriksaan Kesehatan (Rikkes) Berkala bagi Pejabat Utama (PJU) Polda Sumsel tahun anggaran 2026 di Auditorium Lantai 7 Gedung Presisi Mapolda Sumsel, Palembang, Selasa (4/8/2026).

    Kegiatan yang dimulai pukul 08.00 WIB itu merupakan bagian dari komitmen Polda Sumsel dalam menjaga kualitas sumber daya manusia Polri agar tetap sehat, profesional, dan siap menghadapi tantangan tugas. Pemeriksaan diselenggarakan oleh Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Biddokkes) Polda Sumsel bekerja sama dengan Tirta Medical Centre.

    Rikkes diikuti Irwasda Polda Sumsel Kombes Pol. Feri Handoko Soenarso SH SIK, para Pejabat Utama Polda Sumsel, serta Kapolrestabes Palembang Kombes Pol. Sonny Mahar Budi Adityawan SIK MH.

    Pemeriksaan dilakukan secara menyeluruh sebagai upaya deteksi dini terhadap kondisi kesehatan personel. Tahapannya meliputi registrasi, pemeriksaan laboratorium melalui pengambilan sampel darah dan urine, pemeriksaan mata, THT, kesehatan gigi dan mulut, pengukuran komposisi tubuh, pemeriksaan tekanan darah dan denyut nadi, hingga pemeriksaan penunjang berupa foto rontgen dada dan uji ketahanan jantung menggunakan metode treadmill.

    Kapolda Sumsel Irjen Pol. Sandi Nugroho menegaskan bahwa pemeriksaan kesehatan berkala merupakan investasi jangka panjang untuk memastikan personel tetap berada dalam kondisi prima saat menjalankan tugas.

    “Pemeriksaan kesehatan berkala ini sangat penting bagi seluruh personel, khususnya unsur pimpinan. Tantangan tugas kepolisian ke depan membutuhkan kondisi fisik yang sehat, stamina yang prima, serta kesiapan mental yang optimal. Melalui deteksi dini, kita dapat mengantisipasi berbagai potensi gangguan kesehatan sehingga seluruh personel mampu menjalankan tugas secara maksimal dalam memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat,” ujarnya.

    Menurut Kapolda, kesehatan personel menjadi salah satu faktor utama yang menentukan keberhasilan pelaksanaan tugas kepolisian. Personel yang sehat dinilai lebih produktif, mampu mengambil keputusan secara tepat, serta memberikan pelayanan publik yang profesional dan humanis.

    Sementara itu, Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol. Nandang Mu’min Wijaya SIK MH mengatakan, kehadiran Kapolda bersama seluruh Pejabat Utama dalam kegiatan tersebut menjadi contoh nyata pentingnya menjaga kesehatan sebagai bagian dari kesiapan operasional.

    “Keteladanan yang ditunjukkan Bapak Kapolda bersama para Pejabat Utama menjadi motivasi bagi seluruh anggota bahwa menjaga kesehatan merupakan tanggung jawab setiap insan Bhayangkara. Dengan kondisi fisik yang prima, personel akan mampu memberikan pelayanan yang cepat, profesional, dan humanis kepada masyarakat,” katanya.

    Ia menambahkan, budaya hidup sehat yang terus dibangun di lingkungan Polda Sumsel sejalan dengan tagline Kapolda Sumsel, ‘Sudahkah Anda Berbuat Baik Hari Ini?. Menurutnya, semangat berbuat baik harus diawali dengan kondisi fisik dan mental yang prima agar setiap personel dapat memberikan kinerja terbaik kepada masyarakat.

    Melalui pelaksanaan Rikkes Berkala tahun anggaran 2026, Polda Sumsel menegaskan komitmennya dalam membangun sumber daya manusia Polri yang sehat, tangguh, dan profesional sebagai fondasi mewujudkan Polri Presisi yang semakin dipercaya masyarakat serta mampu menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Sumatera Selatan

  • Kapolda Sumsel Pimpin Rikkes Berkala PJU, Tekankan Pentingnya Kesehatan Personel untuk Optimalisasi Pelayanan

    Kapolda Sumsel Pimpin Rikkes Berkala PJU, Tekankan Pentingnya Kesehatan Personel untuk Optimalisasi Pelayanan

    PALEMBANG, Kapolda Sumatera Selatan (Sumsel) Irjen Pol. Dr. Sandi Nugroho SIK SH M.Hum memimpin pelaksanaan Pemeriksaan Kesehatan (Rikkes) Berkala bagi Pejabat Utama (PJU) Polda Sumsel tahun anggaran 2026 di Auditorium Lantai 7 Gedung Presisi Mapolda Sumsel, Palembang, Selasa (4/8/2026).

    Kegiatan yang dimulai pukul 08.00 WIB itu merupakan bagian dari komitmen Polda Sumsel dalam menjaga kualitas sumber daya manusia Polri agar tetap sehat, profesional, dan siap menghadapi tantangan tugas. Pemeriksaan diselenggarakan oleh Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Biddokkes) Polda Sumsel bekerja sama dengan Tirta Medical Centre.

    Rikkes diikuti Irwasda Polda Sumsel Kombes Pol. Feri Handoko Soenarso SH SIK, para Pejabat Utama Polda Sumsel, serta Kapolrestabes Palembang Kombes Pol. Sonny Mahar Budi Adityawan SIK MH.

    Pemeriksaan dilakukan secara menyeluruh sebagai upaya deteksi dini terhadap kondisi kesehatan personel. Tahapannya meliputi registrasi, pemeriksaan laboratorium melalui pengambilan sampel darah dan urine, pemeriksaan mata, THT, kesehatan gigi dan mulut, pengukuran komposisi tubuh, pemeriksaan tekanan darah dan denyut nadi, hingga pemeriksaan penunjang berupa foto rontgen dada dan uji ketahanan jantung menggunakan metode treadmill.

    Kapolda Sumsel Irjen Pol. Sandi Nugroho menegaskan bahwa pemeriksaan kesehatan berkala merupakan investasi jangka panjang untuk memastikan personel tetap berada dalam kondisi prima saat menjalankan tugas.

    “Pemeriksaan kesehatan berkala ini sangat penting bagi seluruh personel, khususnya unsur pimpinan. Tantangan tugas kepolisian ke depan membutuhkan kondisi fisik yang sehat, stamina yang prima, serta kesiapan mental yang optimal. Melalui deteksi dini, kita dapat mengantisipasi berbagai potensi gangguan kesehatan sehingga seluruh personel mampu menjalankan tugas secara maksimal dalam memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat,” ujarnya.

    Menurut Kapolda, kesehatan personel menjadi salah satu faktor utama yang menentukan keberhasilan pelaksanaan tugas kepolisian. Personel yang sehat dinilai lebih produktif, mampu mengambil keputusan secara tepat, serta memberikan pelayanan publik yang profesional dan humanis.

    Sementara itu, Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol. Nandang Mu’min Wijaya SIK MH mengatakan, kehadiran Kapolda bersama seluruh Pejabat Utama dalam kegiatan tersebut menjadi contoh nyata pentingnya menjaga kesehatan sebagai bagian dari kesiapan operasional.

    “Keteladanan yang ditunjukkan Bapak Kapolda bersama para Pejabat Utama menjadi motivasi bagi seluruh anggota bahwa menjaga kesehatan merupakan tanggung jawab setiap insan Bhayangkara. Dengan kondisi fisik yang prima, personel akan mampu memberikan pelayanan yang cepat, profesional, dan humanis kepada masyarakat,” katanya.

    Ia menambahkan, budaya hidup sehat yang terus dibangun di lingkungan Polda Sumsel sejalan dengan tagline Kapolda Sumsel, ‘Sudahkah Anda Berbuat Baik Hari Ini?. Menurutnya, semangat berbuat baik harus diawali dengan kondisi fisik dan mental yang prima agar setiap personel dapat memberikan kinerja terbaik kepada masyarakat.

    Melalui pelaksanaan Rikkes Berkala tahun anggaran 2026, Polda Sumsel menegaskan komitmennya dalam membangun sumber daya manusia Polri yang sehat, tangguh, dan profesional sebagai fondasi mewujudkan Polri Presisi yang semakin dipercaya masyarakat serta mampu menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Sumatera Selatan

  • Kapolda Sumsel Irjen Pol Sandi Nugroho Ingatkan Personel Tetap Prima

    Kapolda Sumsel Irjen Pol Sandi Nugroho Ingatkan Personel Tetap Prima

    Kapolda Sumatera Selatan Irjen Pol. Dr. Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum. memimpin apel pagi sekaligus menyerahkan piagam penghargaan kepada satuan kerja dan personel berprestasi di Markas Polda Sumsel, Senin (3/8/2026). 

    Dalam arahannya, Kapolda menegaskan pentingnya disiplin, profesionalisme, serta menjaga kesehatan sebagai modal utama dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

    Pada kesempatan tersebut, Kapolda menyerahkan penghargaan kepada tujuh perwakilan Satuan Kerja (Satker) dan Satuan Wilayah (Satwil) yang meraih nilai Indikator Kinerja Pelaksanaan Anggaran (IKPA) sempurna, yaitu 100 pada Tahun Anggaran 2025.

    Selain itu, sebanyak 170 personel menerima penghargaan atas dedikasi, inovasi, prestasi, dan keberhasilan dalam pengungkapan kasus selama periode April hingga Juni 2026.

    Kapolda menegaskan bahwa penghargaan merupakan bentuk apresiasi atas kinerja terbaik personel, sekaligus implementasi sistem reward and punishment yang diterapkan secara objektif dan transparan di lingkungan Polri.

    “Prestasi yang diukir hari ini adalah bukti nyata dari kerja keras dan pengabdian yang melampaui panggilan tugas. Ini merupakan kontribusi nyata dalam mendukung Asta Cita Presiden menuju Indonesia Emas 2045. Namun saya tegaskan, siapa pun yang melakukan pelanggaran dan mencoreng nama baik institusi akan diberikan tindakan tegas sesuai ketentuan,” tegas Irjen Pol. Dr. Sandi Nugroho.

    Di balik tuntutan tugas yang semakin kompleks, Kapolda mengingatkan seluruh personel agar tidak mengabaikan kondisi kesehatan. Menurutnya, kesiapan fisik dan mental merupakan faktor penting dalam mendukung pelaksanaan tugas kepolisian.

    “Tugas ke depan akan sangat menguras tenaga dan pikiran. Karena itu, saya berpesan agar rekan-rekan menjaga kesehatan, mengatur pola makan, dan rutin berolahraga. Rekan-rekan adalah aset yang sangat berharga, bukan hanya bagi institusi Polri, tetapi juga bagi keluarga yang menunggu kepulangan di rumah,” ujar Kapolda.

    Pesan tersebut menjadi pengingat bahwa keberhasilan pelaksanaan tugas tidak hanya ditentukan oleh kemampuan profesional, tetapi juga oleh kondisi fisik dan mental personel yang tetap prima.

    Kabid Humas Polda Sumatera Selatan Kombes Pol. Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H. mengatakan pemberian penghargaan merupakan bentuk apresiasi pimpinan terhadap dedikasi personel sekaligus motivasi untuk terus meningkatkan kinerja.

    Referensi Geografis

     

    “Penghargaan ini menjadi bukti bahwa setiap dedikasi, inovasi, dan pengabdian anggota mendapatkan apresiasi dari institusi. Di sisi lain, kedisiplinan, kesehatan fisik, dan kesehatan mental harus tetap menjadi perhatian agar setiap personel mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat dan kembali dengan selamat kepada keluarga,”  ujar Kombes Pol. Nandang Mu’min Wijaya.

    Melalui apel pagi dan pemberian penghargaan tersebut, Polda Sumatera Selatan kembali menegaskan komitmennya membangun sumber daya manusia Polri yang profesional, berintegritas, dan berprestasi.

    Penerapan sistem penghargaan yang objektif, disiplin yang konsisten, serta kepedulian terhadap kesehatan personel menjadi fondasi penting dalam mewujudkan pelayanan kepolisian yang Presisi, humanis, dan dipercaya masyarakat.

    Dengan semangat “Nyago Bumi Sriwijaya, Aman Bae!”, Polda Sumsel terus memperkuat pengabdian untuk menjaga keamanan, ketertiban, dan memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat Sumatera Selatan

  • Kapolda Sumsel Ingatkan Personel Tetap Prima

    Kapolda Sumsel Ingatkan Personel Tetap Prima

    Kapolda Sumatera Selatan Irjen Pol. Dr. Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum. memimpin apel pagi sekaligus menyerahkan piagam penghargaan kepada satuan kerja dan personel berprestasi di Markas Polda Sumsel, Senin (3/8/2026). 

    Dalam arahannya, Kapolda menegaskan pentingnya disiplin, profesionalisme, serta menjaga kesehatan sebagai modal utama dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

    Pada kesempatan tersebut, Kapolda menyerahkan penghargaan kepada tujuh perwakilan Satuan Kerja (Satker) dan Satuan Wilayah (Satwil) yang meraih nilai Indikator Kinerja Pelaksanaan Anggaran (IKPA) sempurna, yaitu 100 pada Tahun Anggaran 2025.

    Selain itu, sebanyak 170 personel menerima penghargaan atas dedikasi, inovasi, prestasi, dan keberhasilan dalam pengungkapan kasus selama periode April hingga Juni 2026.

    Kapolda menegaskan bahwa penghargaan merupakan bentuk apresiasi atas kinerja terbaik personel, sekaligus implementasi sistem reward and punishment yang diterapkan secara objektif dan transparan di lingkungan Polri.

    “Prestasi yang diukir hari ini adalah bukti nyata dari kerja keras dan pengabdian yang melampaui panggilan tugas. Ini merupakan kontribusi nyata dalam mendukung Asta Cita Presiden menuju Indonesia Emas 2045. Namun saya tegaskan, siapa pun yang melakukan pelanggaran dan mencoreng nama baik institusi akan diberikan tindakan tegas sesuai ketentuan,” tegas Irjen Pol. Dr. Sandi Nugroho.

    Di balik tuntutan tugas yang semakin kompleks, Kapolda mengingatkan seluruh personel agar tidak mengabaikan kondisi kesehatan. Menurutnya, kesiapan fisik dan mental merupakan faktor penting dalam mendukung pelaksanaan tugas kepolisian.

    “Tugas ke depan akan sangat menguras tenaga dan pikiran. Karena itu, saya berpesan agar rekan-rekan menjaga kesehatan, mengatur pola makan, dan rutin berolahraga. Rekan-rekan adalah aset yang sangat berharga, bukan hanya bagi institusi Polri, tetapi juga bagi keluarga yang menunggu kepulangan di rumah,” ujar Kapolda.

    Pesan tersebut menjadi pengingat bahwa keberhasilan pelaksanaan tugas tidak hanya ditentukan oleh kemampuan profesional, tetapi juga oleh kondisi fisik dan mental personel yang tetap prima.

    Kabid Humas Polda Sumatera Selatan Kombes Pol. Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H. mengatakan pemberian penghargaan merupakan bentuk apresiasi pimpinan terhadap dedikasi personel sekaligus motivasi untuk terus meningkatkan kinerja.

    Referensi Geografis

     

    “Penghargaan ini menjadi bukti bahwa setiap dedikasi, inovasi, dan pengabdian anggota mendapatkan apresiasi dari institusi. Di sisi lain, kedisiplinan, kesehatan fisik, dan kesehatan mental harus tetap menjadi perhatian agar setiap personel mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat dan kembali dengan selamat kepada keluarga,”  ujar Kombes Pol. Nandang Mu’min Wijaya.

    Melalui apel pagi dan pemberian penghargaan tersebut, Polda Sumatera Selatan kembali menegaskan komitmennya membangun sumber daya manusia Polri yang profesional, berintegritas, dan berprestasi.

    Penerapan sistem penghargaan yang objektif, disiplin yang konsisten, serta kepedulian terhadap kesehatan personel menjadi fondasi penting dalam mewujudkan pelayanan kepolisian yang Presisi, humanis, dan dipercaya masyarakat.

    Dengan semangat “Nyago Bumi Sriwijaya, Aman Bae!”, Polda Sumsel terus memperkuat pengabdian untuk menjaga keamanan, ketertiban, dan memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat Sumatera Selatan

  • Reward dan Punishment Berjalan Beriringan, Kapolda Sumsel Ingatkan Personel Tetap Prima

    Reward dan Punishment Berjalan Beriringan, Kapolda Sumsel Ingatkan Personel Tetap Prima

    Kapolda Sumatera Selatan Irjen Pol. Dr. Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum. memimpin apel pagi sekaligus menyerahkan piagam penghargaan kepada satuan kerja dan personel berprestasi di Markas Polda Sumsel, Senin (3/8/2026). 

    Dalam arahannya, Kapolda menegaskan pentingnya disiplin, profesionalisme, serta menjaga kesehatan sebagai modal utama dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

    Pada kesempatan tersebut, Kapolda menyerahkan penghargaan kepada tujuh perwakilan Satuan Kerja (Satker) dan Satuan Wilayah (Satwil) yang meraih nilai Indikator Kinerja Pelaksanaan Anggaran (IKPA) sempurna, yaitu 100 pada Tahun Anggaran 2025.

    Selain itu, sebanyak 170 personel menerima penghargaan atas dedikasi, inovasi, prestasi, dan keberhasilan dalam pengungkapan kasus selama periode April hingga Juni 2026.

    Kapolda menegaskan bahwa penghargaan merupakan bentuk apresiasi atas kinerja terbaik personel, sekaligus implementasi sistem reward and punishment yang diterapkan secara objektif dan transparan di lingkungan Polri.

    “Prestasi yang diukir hari ini adalah bukti nyata dari kerja keras dan pengabdian yang melampaui panggilan tugas. Ini merupakan kontribusi nyata dalam mendukung Asta Cita Presiden menuju Indonesia Emas 2045. Namun saya tegaskan, siapa pun yang melakukan pelanggaran dan mencoreng nama baik institusi akan diberikan tindakan tegas sesuai ketentuan,” tegas Irjen Pol. Dr. Sandi Nugroho.

    Di balik tuntutan tugas yang semakin kompleks, Kapolda mengingatkan seluruh personel agar tidak mengabaikan kondisi kesehatan. Menurutnya, kesiapan fisik dan mental merupakan faktor penting dalam mendukung pelaksanaan tugas kepolisian.

    “Tugas ke depan akan sangat menguras tenaga dan pikiran. Karena itu, saya berpesan agar rekan-rekan menjaga kesehatan, mengatur pola makan, dan rutin berolahraga. Rekan-rekan adalah aset yang sangat berharga, bukan hanya bagi institusi Polri, tetapi juga bagi keluarga yang menunggu kepulangan di rumah,” ujar Kapolda.

    Pesan tersebut menjadi pengingat bahwa keberhasilan pelaksanaan tugas tidak hanya ditentukan oleh kemampuan profesional, tetapi juga oleh kondisi fisik dan mental personel yang tetap prima.

    Kabid Humas Polda Sumatera Selatan Kombes Pol. Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H. mengatakan pemberian penghargaan merupakan bentuk apresiasi pimpinan terhadap dedikasi personel sekaligus motivasi untuk terus meningkatkan kinerja.

    Referensi Geografis

     

    “Penghargaan ini menjadi bukti bahwa setiap dedikasi, inovasi, dan pengabdian anggota mendapatkan apresiasi dari institusi. Di sisi lain, kedisiplinan, kesehatan fisik, dan kesehatan mental harus tetap menjadi perhatian agar setiap personel mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat dan kembali dengan selamat kepada keluarga,”  ujar Kombes Pol. Nandang Mu’min Wijaya.

    Melalui apel pagi dan pemberian penghargaan tersebut, Polda Sumatera Selatan kembali menegaskan komitmennya membangun sumber daya manusia Polri yang profesional, berintegritas, dan berprestasi.

    Penerapan sistem penghargaan yang objektif, disiplin yang konsisten, serta kepedulian terhadap kesehatan personel menjadi fondasi penting dalam mewujudkan pelayanan kepolisian yang Presisi, humanis, dan dipercaya masyarakat.

    Dengan semangat “Nyago Bumi Sriwijaya, Aman Bae!”, Polda Sumsel terus memperkuat pengabdian untuk menjaga keamanan, ketertiban, dan memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat Sumatera Selatan

  • Kapolda Sumsel Irjen Pol Sandi Nugroho Perintahkan Patroli Karhutla 24 Jam

    Kapolda Sumsel Irjen Pol Sandi Nugroho Perintahkan Patroli Karhutla 24 Jam

    Kapolda Sumsel Perintahkan Patroli Karhutla 24 Jam, Pelaku Pembakar Lahan Bakal Ditindak Tegas
    Kapolda Sumatera Selatan Irjen Pol Sandi Nugroho

     

    SUMSEL Menghadapi puncak musim kemarau yang diperkirakan meningkatkan risiko kebakaran hutan dan lahan (karhutla), Kapolda Sumatera Selatan Irjen Pol Sandi Nugroho memerintahkan seluruh jajaran kepolisian meningkatkan patroli selama 24 jam, memperkuat edukasi kepada masyarakat, hingga menindak tegas pelaku pembakaran lahan.

    Kapolda menegaskan ancaman karhutla harus diantisipasi sejak dini melalui langkah pencegahan yang terukur, pengawasan lapangan secara berkelanjutan, hingga penegakan hukum tanpa kompromi.

    “Ancaman Karhutla sudah di depan mata. Saya perintahkan seluruh fungsi operasional dan Bhabinkamtibmas segera bergerak di lapangan. Gencarkan edukasi, perkuat mitigasi, lakukan patroli pencegahan dan ground checkingsecara masif. Tegakkan hukum tanpa pandang bulu terhadap korporasi maupun individu yang sengaja melakukan pembakaran lahan,” tegasnya.

    Menurut Sandi, patroli tidak hanya bertujuan menemukan titik api sejak dini, tetapi juga memastikan masyarakat tidak lagi membuka lahan dengan cara membakar yang dapat memicu bencana asap dan kerusakan lingkungan.

    Selain fokus pada penanganan karhutla, Kapolda juga meminta seluruh personel meningkatkan kewaspadaan dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) menjelang rangkaian peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia.

    Ia mengajak seluruh anggota Polri menjadikan semangat perjuangan para pahlawan sebagai motivasi dalam menjalankan tugas melindungi, mengayomi, dan melayani masyarakat.

    “Saya menginstruksikan kepada seluruh jajaran agar tetap menjaga kondusivitas kamtibmas di wilayah masing-masing, khususnya di Provinsi Sumatera Selatan. Aplikasikan semangat ’45 dalam memelihara kamtibmas, menegakkan hukum, serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujarnya.

    Kapolda juga menekankan pentingnya memperkuat sinergi dengan TNI, pemerintah daerah, instansi terkait, tokoh agama, tokoh masyarakat, hingga seluruh elemen masyarakat untuk mengantisipasi berbagai potensi gangguan keamanan maupun bencana karhutla.

    Dalam kesempatan yang sama, Polda Sumsel memberikan penghargaan kepada 177 satuan kerja dan personel berprestasi sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dan kinerja selama menjalankan tugas.

    Menutup arahannya, Sandi mengingatkan seluruh personel agar tetap menjaga kondisi fisik di tengah meningkatnya intensitas tugas selama musim kemarau.

    “Tugas ke depan akan menguras tenaga dan pikiran. Jagalah kesehatan dan pola hidup yang baik. Rekan-rekan adalah aset berharga bagi institusi sekaligus keluarga yang menunggu di rumah,” pesannya.

    Sementara itu, Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya mengatakan seluruh jajaran kepolisian telah disiagakan untuk menghadapi musim kemarau melalui patroli terpadu, edukasi kepada masyarakat, serta koordinasi lintas sektor.

    Ia menegaskan, upaya pencegahan karhutla tidak bisa hanya mengandalkan aparat kepolisian, melainkan membutuhkan keterlibatan aktif seluruh masyarakat.

    “Sesuai arahan Bapak Kapolda, Polda Sumsel bersama Satgas Karhutla siap siaga selama 24 jam untuk melakukan patroli, deteksi dini, serta penanganan cepat terhadap setiap potensi kebakaran maupun gangguan kamtibmas. Kami juga mengimbau masyarakat tidak membuka lahan dengan cara membakar,” kata Nandang.

  • Kapolda Sumsel Irjen Pol Sandi Nugroho Perintahkan Patroli Karhutla 24 Jam

    Kapolda Sumsel Irjen Pol Sandi Nugroho Perintahkan Patroli Karhutla 24 Jam

    Kapolda Sumsel Perintahkan Patroli Karhutla 24 Jam, Pelaku Pembakar Lahan Bakal Ditindak Tegas
    Kapolda Sumatera Selatan Irjen Pol Sandi Nugroho

     

    SUMSEL Menghadapi puncak musim kemarau yang diperkirakan meningkatkan risiko kebakaran hutan dan lahan (karhutla), Kapolda Sumatera Selatan Irjen Pol Sandi Nugroho memerintahkan seluruh jajaran kepolisian meningkatkan patroli selama 24 jam, memperkuat edukasi kepada masyarakat, hingga menindak tegas pelaku pembakaran lahan.

    Kapolda menegaskan ancaman karhutla harus diantisipasi sejak dini melalui langkah pencegahan yang terukur, pengawasan lapangan secara berkelanjutan, hingga penegakan hukum tanpa kompromi.

    “Ancaman Karhutla sudah di depan mata. Saya perintahkan seluruh fungsi operasional dan Bhabinkamtibmas segera bergerak di lapangan. Gencarkan edukasi, perkuat mitigasi, lakukan patroli pencegahan dan ground checkingsecara masif. Tegakkan hukum tanpa pandang bulu terhadap korporasi maupun individu yang sengaja melakukan pembakaran lahan,” tegasnya.

    Menurut Sandi, patroli tidak hanya bertujuan menemukan titik api sejak dini, tetapi juga memastikan masyarakat tidak lagi membuka lahan dengan cara membakar yang dapat memicu bencana asap dan kerusakan lingkungan.

    Selain fokus pada penanganan karhutla, Kapolda juga meminta seluruh personel meningkatkan kewaspadaan dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) menjelang rangkaian peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia.

    Ia mengajak seluruh anggota Polri menjadikan semangat perjuangan para pahlawan sebagai motivasi dalam menjalankan tugas melindungi, mengayomi, dan melayani masyarakat.

    “Saya menginstruksikan kepada seluruh jajaran agar tetap menjaga kondusivitas kamtibmas di wilayah masing-masing, khususnya di Provinsi Sumatera Selatan. Aplikasikan semangat ’45 dalam memelihara kamtibmas, menegakkan hukum, serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujarnya.

    Kapolda juga menekankan pentingnya memperkuat sinergi dengan TNI, pemerintah daerah, instansi terkait, tokoh agama, tokoh masyarakat, hingga seluruh elemen masyarakat untuk mengantisipasi berbagai potensi gangguan keamanan maupun bencana karhutla.

    Dalam kesempatan yang sama, Polda Sumsel memberikan penghargaan kepada 177 satuan kerja dan personel berprestasi sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dan kinerja selama menjalankan tugas.

    Menutup arahannya, Sandi mengingatkan seluruh personel agar tetap menjaga kondisi fisik di tengah meningkatnya intensitas tugas selama musim kemarau.

    “Tugas ke depan akan menguras tenaga dan pikiran. Jagalah kesehatan dan pola hidup yang baik. Rekan-rekan adalah aset berharga bagi institusi sekaligus keluarga yang menunggu di rumah,” pesannya.

    Sementara itu, Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya mengatakan seluruh jajaran kepolisian telah disiagakan untuk menghadapi musim kemarau melalui patroli terpadu, edukasi kepada masyarakat, serta koordinasi lintas sektor.

    Ia menegaskan, upaya pencegahan karhutla tidak bisa hanya mengandalkan aparat kepolisian, melainkan membutuhkan keterlibatan aktif seluruh masyarakat.

    “Sesuai arahan Bapak Kapolda, Polda Sumsel bersama Satgas Karhutla siap siaga selama 24 jam untuk melakukan patroli, deteksi dini, serta penanganan cepat terhadap setiap potensi kebakaran maupun gangguan kamtibmas. Kami juga mengimbau masyarakat tidak membuka lahan dengan cara membakar,” kata Nandang.

  • Kapolda Sumsel Irjen Pol Sandi Nugroho Perintahkan Patroli Karhutla 24 Jam

    Kapolda Sumsel Irjen Pol Sandi Nugroho Perintahkan Patroli Karhutla 24 Jam

    Kapolda Sumsel Perintahkan Patroli Karhutla 24 Jam, Pelaku Pembakar Lahan Bakal Ditindak Tegas
    Kapolda Sumatera Selatan Irjen Pol Sandi Nugroho

     

    SUMSEL Menghadapi puncak musim kemarau yang diperkirakan meningkatkan risiko kebakaran hutan dan lahan (karhutla), Kapolda Sumatera Selatan Irjen Pol Sandi Nugroho memerintahkan seluruh jajaran kepolisian meningkatkan patroli selama 24 jam, memperkuat edukasi kepada masyarakat, hingga menindak tegas pelaku pembakaran lahan.

    Kapolda menegaskan ancaman karhutla harus diantisipasi sejak dini melalui langkah pencegahan yang terukur, pengawasan lapangan secara berkelanjutan, hingga penegakan hukum tanpa kompromi.

    “Ancaman Karhutla sudah di depan mata. Saya perintahkan seluruh fungsi operasional dan Bhabinkamtibmas segera bergerak di lapangan. Gencarkan edukasi, perkuat mitigasi, lakukan patroli pencegahan dan ground checkingsecara masif. Tegakkan hukum tanpa pandang bulu terhadap korporasi maupun individu yang sengaja melakukan pembakaran lahan,” tegasnya.

    Menurut Sandi, patroli tidak hanya bertujuan menemukan titik api sejak dini, tetapi juga memastikan masyarakat tidak lagi membuka lahan dengan cara membakar yang dapat memicu bencana asap dan kerusakan lingkungan.

    Selain fokus pada penanganan karhutla, Kapolda juga meminta seluruh personel meningkatkan kewaspadaan dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) menjelang rangkaian peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia.

    Ia mengajak seluruh anggota Polri menjadikan semangat perjuangan para pahlawan sebagai motivasi dalam menjalankan tugas melindungi, mengayomi, dan melayani masyarakat.

    “Saya menginstruksikan kepada seluruh jajaran agar tetap menjaga kondusivitas kamtibmas di wilayah masing-masing, khususnya di Provinsi Sumatera Selatan. Aplikasikan semangat ’45 dalam memelihara kamtibmas, menegakkan hukum, serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujarnya.

    Kapolda juga menekankan pentingnya memperkuat sinergi dengan TNI, pemerintah daerah, instansi terkait, tokoh agama, tokoh masyarakat, hingga seluruh elemen masyarakat untuk mengantisipasi berbagai potensi gangguan keamanan maupun bencana karhutla.

    Dalam kesempatan yang sama, Polda Sumsel memberikan penghargaan kepada 177 satuan kerja dan personel berprestasi sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dan kinerja selama menjalankan tugas.

    Menutup arahannya, Sandi mengingatkan seluruh personel agar tetap menjaga kondisi fisik di tengah meningkatnya intensitas tugas selama musim kemarau.

    “Tugas ke depan akan menguras tenaga dan pikiran. Jagalah kesehatan dan pola hidup yang baik. Rekan-rekan adalah aset berharga bagi institusi sekaligus keluarga yang menunggu di rumah,” pesannya.

    Sementara itu, Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya mengatakan seluruh jajaran kepolisian telah disiagakan untuk menghadapi musim kemarau melalui patroli terpadu, edukasi kepada masyarakat, serta koordinasi lintas sektor.

    Ia menegaskan, upaya pencegahan karhutla tidak bisa hanya mengandalkan aparat kepolisian, melainkan membutuhkan keterlibatan aktif seluruh masyarakat.

    “Sesuai arahan Bapak Kapolda, Polda Sumsel bersama Satgas Karhutla siap siaga selama 24 jam untuk melakukan patroli, deteksi dini, serta penanganan cepat terhadap setiap potensi kebakaran maupun gangguan kamtibmas. Kami juga mengimbau masyarakat tidak membuka lahan dengan cara membakar,” kata Nandang.