https://www.zeverix.comkencang77situs slot gacorEfek Near-Miss dalam Judi OnlineKebiasaan Bermain Permainan Slot OnlineJudi Online Mengubah Pengelolaan UangPemain Slot Mengejar Kemenangan BerulangKonten Maxwin di Media SosialIklan Judi Online Literasi DigitalPerbedaan Game dengan Judi OnlineMengejar Kekalahan dalam Judi OnlineDeposit Kecil Pengeluaran Slot MembesarKemenangan Pertama Memicu Kebiasaan BerjudiPaparan Konten Slot Media SosialKonten Slot Online pada AnakPromosi Bonus Deposit Judi OnlineJebakan Sunk Cost Judi OnlineGambler’s Fallacy dalam Judi OnlineJudi Online dan Keuangan KeluargaHadiah Acak dalam Slot OnlineIklan Digital Menuju Judi OnlineKonten Kemenangan Judi Online ViralDampak Judi Online Anak MudaKetika Judi Online Mulai Mengganggu Pekerjaan dan Keluarga, Kenali Tanda Masalah Sejak DiniJudi Online dan Kesehatan Mental, Memahami Hubungan Stres, Kecemasan, dan Dorongan Terus BermainKemenangan Awal dalam Slot Online Bisa Menjadi Jebakan Psikologis, Mengapa Bisa Terjadi?Peran Dopamin dalam Perilaku Berjudi, Mengapa Sensasi Menang Membuat Seseorang Ingin Mengulanginya?RTP dalam Slot Online Bukan Jaminan Menang, Memahami Statistik agar Tidak Salah PersepsiPromosi Judi Online di Media Sosial dan Risiko Normalisasi Perjudian pada Generasi MudaPeran Influencer dalam Normalisasi Judi Online, Mengapa Literasi Media Menjadi Penting?Bonus, Cashback, dan Promosi Slot Online, Memahami Cara Pemasaran Memengaruhi Keputusan PemainJudi Online dan Pinjaman Digital, Bagaimana Kerugian Bisa Berkembang Menjadi Lingkaran Utang?Dampak Judi Online terhadap Keharmonisan dan Kepercayaan dalam Keluarga dan Linkungan MasyarakatBagaimana Membantu Teman yang Mulai Terjebak Judi Online tanpa Menghakiminya?Peran Orang Tua dalam Mencegah Anak Mengenal Slot Online dari Lingkungan DigitalGame Digital dan Judi Online, Bagaimana Generasi Muda Dapat Mengenali Perbedaannya?Judi Online di Kalangan Mahasiswa, Mengapa Masalah Ini Perlu Menjadi Perhatian Dunia Pendidikan?Dari Iseng Menjadi Kebiasaan, Memahami Proses Terbentuknya Kecanduan Judi OnlineMengapa Kekalahan dalam Slot Online Justru Bisa Membuat Seseorang Terus Bermain?Dampak Judi Online terhadap Kondisi Ekonomi Masyarakat yang Jarang di PahamiFenomena Judi Online pada Generasi Muda, Apa yang Membuatnya Sulit Dihindari?Literasi Digital sebagai Benteng Pencegahan Judi Online di Kalangan Pelajar dan MahasiswaDampak Judi Online terhadap Kondisi Ekonomi Masyarakat yang Harus di Pahamikencang77Tinjauan Sosio Ekonomi Judi OnlineBahaya Game Digital Mirip JudiTanda Perilaku Adiktif Judi OnlineBahaya Mengejar Kekalahan Slot OnlineJebakan Balik Modal Game DaringPandangan Syariat Dampak Hasil JudiAnalisis Kesehatan Mental Pelarian SlotBahaya Slot Online Merusak KeluargaTipu Daya Fitur Lucky SpinEfek Kecanduan Judi Pada OtakBatas Etis Hukum Judi IslamLangkah Awal Pemulihan Berhenti JudiBahaya Berjudi Berkedok Game DigitalPenyebab Pemain Lupa Total KalahPemulihan Mental Finansial Bebas JudolMembangun Self Control Bebas SlotAlgoritma Slot Menang Jangka PanjangBahaya Chasing Losses Slot OnlinePengingat Prioritas Ibadah Bahaya SlotMenghentikan Kebiasaan Mengejar Kekalahan JudiPermainan digital NewsPermainan digital NewsPermainan digital NewsPermainan digital NewsPermainan digital NewsPermainan digital NewsPermainan digital NewsPermainan digital NewsPermainan digital NewsPermainan digital Newsbahaya jebakan ingin kaya instandampak buruk kecanduan spin mahjongfatwa ulama tentang judi onlinejebakan manis akun demo slotdorongan impulsif bermain slot onlinerisiko nyata bonus deposit slotdampak slot pada keuangan keluargapilihan terbaik saat mengalami rungkadpentingnya memperjuangkan usaha yang halaltipu daya fitur scatter slotbahaya gaji habis untuk deposithukum maysir judi slot digitalcara berhenti mengejar maxwin slothalusinasi kemenangan dalam judi onlinearti istilah gacor dan rungkadrealita bahaya dari judi onlinebahaya judi online pada anaktanda terjerumus kecanduan judi onlinebahaya mengejar kekalahan bermain slotjebakan balik modal game slotbahaya uang hasil judi onlinestres akibat kecanduan judi onlinedampak judi online bagi keluargatipu daya fitur lucky spinalasan psikologis sulit berhenti judihukum judi online dalam islamlangkah awal berhenti judi onlinebahaya judi berkedok game onlinecara menghitung kerugian judi onlinepemulihan mental lepas dari judolcara membangun kontrol diri judicara kerja algoritma mesin slotbahaya jebakan chasing losses judirenungan meninggalkan kebiasaan judi onlinekeputusan berhenti main judi onlinetinjauan maqashid syariah judi onlineilusi balik modal pemain judistrategi koping sehat untuk mahasiswaliterasi keuangan untuk generasi mudapencegahan judi online di kampuskonvergensi game digital judi onlineperilaku konsumtif anak game digitalmekanisme reward lucky spin mobiletransformasi transaksi virtual ke finansialdampak judi online ketahanan keluargastrategi edukasi preventif kecanduan slotperspektif ulama syariat judi daringliterasi digital cegah taruhan anakanalisis sosio-ekonomi perjudian onlinebias naratif konten media sosialpenguatan literasi digital cegah judiperan institusi pendidikan judi daringdampak perjudian online kesehatan mentaletika bermedia digital promosi judipendidikan karakter cegah adiktif digitalOtak Tak Bedakan Hampir MenangBaccarat Poker Slot Digemari Anak MudaPinjol Modal Judi Ujungnya JurangPsikologi Hampir Jackpot Bikin NagihSbobet ke Ruang Sidang: KehancuranBonus Harian Judi Bikin NagihJudi Online di Grup WhatsApp KeluargaJackpot Palsu Hancurkan Ekonomi Rumah TanggaAnak Kos dan Slot OnlineTerapi Kognitif untuk Pecandu JudiMasjid dan Kampus Lawan JudiJudi Online vs Investasi: Mana Nyata?AI Bandar Kuras Kantong PemainMantan Pecandu Judi Menemukan Jati DiriKorban Judi Sulit Cari BantuanIklan Judi Racuni Generasi MudaFOMO Bikin Orang Terjebak JudiMaqashid Syariah vs Janji JackpotGen Z Tolak Jalan Pintas JudiJudi Pelarian Stres Pekerja Muda
https://www.zeverix.comkencang77situs slot gacorEfek Near-Miss dalam Judi OnlineKebiasaan Bermain Permainan Slot OnlineJudi Online Mengubah Pengelolaan UangPemain Slot Mengejar Kemenangan BerulangKonten Maxwin di Media SosialIklan Judi Online Literasi DigitalPerbedaan Game dengan Judi OnlineMengejar Kekalahan dalam Judi OnlineDeposit Kecil Pengeluaran Slot MembesarKemenangan Pertama Memicu Kebiasaan BerjudiPaparan Konten Slot Media SosialKonten Slot Online pada AnakPromosi Bonus Deposit Judi OnlineJebakan Sunk Cost Judi OnlineGambler’s Fallacy dalam Judi OnlineJudi Online dan Keuangan KeluargaHadiah Acak dalam Slot OnlineIklan Digital Menuju Judi OnlineKonten Kemenangan Judi Online ViralDampak Judi Online Anak MudaKetika Judi Online Mulai Mengganggu Pekerjaan dan Keluarga, Kenali Tanda Masalah Sejak DiniJudi Online dan Kesehatan Mental, Memahami Hubungan Stres, Kecemasan, dan Dorongan Terus BermainKemenangan Awal dalam Slot Online Bisa Menjadi Jebakan Psikologis, Mengapa Bisa Terjadi?Peran Dopamin dalam Perilaku Berjudi, Mengapa Sensasi Menang Membuat Seseorang Ingin Mengulanginya?RTP dalam Slot Online Bukan Jaminan Menang, Memahami Statistik agar Tidak Salah PersepsiPromosi Judi Online di Media Sosial dan Risiko Normalisasi Perjudian pada Generasi MudaPeran Influencer dalam Normalisasi Judi Online, Mengapa Literasi Media Menjadi Penting?Bonus, Cashback, dan Promosi Slot Online, Memahami Cara Pemasaran Memengaruhi Keputusan PemainJudi Online dan Pinjaman Digital, Bagaimana Kerugian Bisa Berkembang Menjadi Lingkaran Utang?Dampak Judi Online terhadap Keharmonisan dan Kepercayaan dalam Keluarga dan Linkungan MasyarakatBagaimana Membantu Teman yang Mulai Terjebak Judi Online tanpa Menghakiminya?Peran Orang Tua dalam Mencegah Anak Mengenal Slot Online dari Lingkungan DigitalGame Digital dan Judi Online, Bagaimana Generasi Muda Dapat Mengenali Perbedaannya?Judi Online di Kalangan Mahasiswa, Mengapa Masalah Ini Perlu Menjadi Perhatian Dunia Pendidikan?Dari Iseng Menjadi Kebiasaan, Memahami Proses Terbentuknya Kecanduan Judi OnlineMengapa Kekalahan dalam Slot Online Justru Bisa Membuat Seseorang Terus Bermain?Dampak Judi Online terhadap Kondisi Ekonomi Masyarakat yang Jarang di PahamiFenomena Judi Online pada Generasi Muda, Apa yang Membuatnya Sulit Dihindari?Literasi Digital sebagai Benteng Pencegahan Judi Online di Kalangan Pelajar dan MahasiswaDampak Judi Online terhadap Kondisi Ekonomi Masyarakat yang Harus di Pahamikencang77Tinjauan Sosio Ekonomi Judi OnlineBahaya Game Digital Mirip JudiTanda Perilaku Adiktif Judi OnlineBahaya Mengejar Kekalahan Slot OnlineJebakan Balik Modal Game DaringPandangan Syariat Dampak Hasil JudiAnalisis Kesehatan Mental Pelarian SlotBahaya Slot Online Merusak KeluargaTipu Daya Fitur Lucky SpinEfek Kecanduan Judi Pada OtakBatas Etis Hukum Judi IslamLangkah Awal Pemulihan Berhenti JudiBahaya Berjudi Berkedok Game DigitalPenyebab Pemain Lupa Total KalahPemulihan Mental Finansial Bebas JudolMembangun Self Control Bebas SlotAlgoritma Slot Menang Jangka PanjangBahaya Chasing Losses Slot OnlinePengingat Prioritas Ibadah Bahaya SlotMenghentikan Kebiasaan Mengejar Kekalahan JudiPermainan digital NewsPermainan digital NewsPermainan digital NewsPermainan digital NewsPermainan digital NewsPermainan digital NewsPermainan digital NewsPermainan digital NewsPermainan digital NewsPermainan digital Newsbahaya jebakan ingin kaya instandampak buruk kecanduan spin mahjongfatwa ulama tentang judi onlinejebakan manis akun demo slotdorongan impulsif bermain slot onlinerisiko nyata bonus deposit slotdampak slot pada keuangan keluargapilihan terbaik saat mengalami rungkadpentingnya memperjuangkan usaha yang halaltipu daya fitur scatter slotbahaya gaji habis untuk deposithukum maysir judi slot digitalcara berhenti mengejar maxwin slothalusinasi kemenangan dalam judi onlinearti istilah gacor dan rungkadrealita bahaya dari judi onlinebahaya judi online pada anaktanda terjerumus kecanduan judi onlinebahaya mengejar kekalahan bermain slotjebakan balik modal game slotbahaya uang hasil judi onlinestres akibat kecanduan judi onlinedampak judi online bagi keluargatipu daya fitur lucky spinalasan psikologis sulit berhenti judihukum judi online dalam islamlangkah awal berhenti judi onlinebahaya judi berkedok game onlinecara menghitung kerugian judi onlinepemulihan mental lepas dari judolcara membangun kontrol diri judicara kerja algoritma mesin slotbahaya jebakan chasing losses judirenungan meninggalkan kebiasaan judi onlinekeputusan berhenti main judi onlinetinjauan maqashid syariah judi onlineilusi balik modal pemain judistrategi koping sehat untuk mahasiswaliterasi keuangan untuk generasi mudapencegahan judi online di kampuskonvergensi game digital judi onlineperilaku konsumtif anak game digitalmekanisme reward lucky spin mobiletransformasi transaksi virtual ke finansialdampak judi online ketahanan keluargastrategi edukasi preventif kecanduan slotperspektif ulama syariat judi daringliterasi digital cegah taruhan anakanalisis sosio-ekonomi perjudian onlinebias naratif konten media sosialpenguatan literasi digital cegah judiperan institusi pendidikan judi daringdampak perjudian online kesehatan mentaletika bermedia digital promosi judipendidikan karakter cegah adiktif digitalOtak Tak Bedakan Hampir MenangBaccarat Poker Slot Digemari Anak MudaPinjol Modal Judi Ujungnya JurangPsikologi Hampir Jackpot Bikin NagihSbobet ke Ruang Sidang: KehancuranBonus Harian Judi Bikin NagihJudi Online di Grup WhatsApp KeluargaJackpot Palsu Hancurkan Ekonomi Rumah TanggaAnak Kos dan Slot OnlineTerapi Kognitif untuk Pecandu JudiMasjid dan Kampus Lawan JudiJudi Online vs Investasi: Mana Nyata?AI Bandar Kuras Kantong PemainMantan Pecandu Judi Menemukan Jati DiriKorban Judi Sulit Cari BantuanIklan Judi Racuni Generasi MudaFOMO Bikin Orang Terjebak JudiMaqashid Syariah vs Janji JackpotGen Z Tolak Jalan Pintas JudiJudi Pelarian Stres Pekerja Muda

Blog

  • Kepedulian Polda Sumsel Berbuah Apresiasi

    Kepedulian Polda Sumsel Berbuah Apresiasi

    Dok. TBN

    Tribratanews.polri.go.id – Sumatera Selatan. Komitmen Kepolisian Daerah Sumatera Selatan dalam menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat kembali mendapat apresiasi. Berbagai program yang dilaksanakan Polda Sumatera Selatan bersama Polres Pagar Alam, mulai dari penyediaan air bersih, pembangunan infrastruktur, hingga penguatan keamanan lingkungan, dirasakan secara langsung oleh masyarakat Kota Pagar Alam.

    Program tersebut meliputi pembangunan dua sumur bor di Kelurahan Talang Camai dan Desa Petani, Kelurahan Alun Dua, renovasi Jembatan Merah Putih di Talang Sri Tanjung, Desa Meringang, Kelurahan Perjaya, serta pembangunan Pos Keamanan Lingkungan (Pos Kamling) di Sumber Jaya, Kelurahan Candi Jaya. Seluruh program tersebut merupakan bagian dari implementasi Polri Presisi dalam mendukung program prioritas Presiden Republik Indonesia melalui peningkatan kesejahteraan masyarakat dan penguatan ketahanan sosial.

    Norizizon, warga Kelurahan Talang Camai, bersama Subianto dari Desa Petani mengungkapkan bahwa sebelum dibangunnya sumur bor, masyarakat kerap mengalami kesulitan memperoleh air bersih, terutama saat musim kemarau. Air yang tersedia sering kali keruh bahkan tidak mengalir sehingga menyulitkan aktivitas sehari-hari. Dilansir dari TBN Sumsel, Sabtu (1/8/27).

    “Bantuan sumur bor ini sangat bermanfaat bagi masyarakat, termasuk untuk kebutuhan rumah tangga maupun rumah ibadah seperti berwudu. Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Kapolda Sumsel beserta jajaran yang telah memberikan perhatian kepada masyarakat. Semoga bantuan ini menjadi amal jariah yang manfaatnya terus dirasakan dalam jangka panjang,” ujar Norizizon.

    Apresiasi serupa disampaikan masyarakat Desa Meringang atas renovasi Jembatan Merah Putih yang selama ini menjadi akses utama warga menuju kawasan perkebunan. Jembatan gantung tersebut memiliki peran strategis dalam mendukung aktivitas ekonomi masyarakat, khususnya untuk mengangkut hasil panen kopi.

    “Kami mengucapkan banyak terima kasih kepada Bapak Kapolda Sumatera Selatan dan Bapak Kapolres Pagar Alam yang telah membantu merenovasi jembatan gantung ini. Kini masyarakat jauh lebih mudah dan aman membawa hasil pertanian dari kebun sehingga aktivitas ekonomi menjadi lebih lancar,” ujar perwakilan warga Desa Meringang.

    Sementara itu, Haryanto, warga Sumber Jaya, mengaku pembangunan Pos Kamling telah memberikan dampak positif terhadap keamanan lingkungan. Sebelumnya, masyarakat sering mengalami kehilangan hasil perkebunan, khususnya kopi, akibat maraknya pencurian.

    “Berkat kerja sama Bhabinkamtibmas, Babinsa, lurah, camat, dan masyarakat, kini telah berdiri Pos Kamling di lingkungan kami. Alhamdulillah, situasi menjadi lebih aman dan masyarakat merasa lebih tenang dalam menjaga hasil perkebunan,” ujar Haryanto.

    Kabid Humas Polda Sumatera Selatan Kombes Pol. Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H., mengatakan bahwa pembangunan fasilitas tersebut merupakan implementasi nyata kehadiran Polri yang tidak hanya berorientasi pada penegakan hukum, tetapi juga memberikan solusi atas kebutuhan masyarakat.

    “Program sumur bor, renovasi Jembatan Merah Putih, dan pembangunan Pos Kamling merupakan wujud nyata kepedulian Polri terhadap masyarakat. Sesuai arahan Bapak Kapolda Sumatera Selatan, Polri harus hadir memberikan manfaat yang dapat langsung dirasakan masyarakat, baik melalui penyediaan sarana air bersih, pembangunan infrastruktur penunjang aktivitas ekonomi, maupun penguatan keamanan lingkungan. Kami berkomitmen mendukung penuh program pemerintah demi kesejahteraan masyarakat,” ujar Kombes Pol. Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H.

    Ia menambahkan bahwa keberhasilan program-program tersebut merupakan hasil sinergi antara Polri, pemerintah daerah, TNI, dan seluruh elemen masyarakat. Kolaborasi yang kuat menjadi kunci dalam menghadirkan pelayanan yang semakin dekat dengan kebutuhan masyarakat sekaligus memperkuat stabilitas kamtibmas di wilayah Sumatera Selatan.

    Berbagai testimoni masyarakat tersebut menjadi bukti bahwa program-program sosial yang digagas Polda Sumatera Selatan tidak hanya berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi benar-benar memberikan dampak nyata bagi kehidupan warga. Air bersih yang kini mengalir, jembatan yang kembali memperlancar distribusi hasil pertanian, serta Pos Kamling yang meningkatkan rasa aman menjadi cerminan kehadiran Polri yang humanis, responsif, dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat. Melalui semangat Polri Presisi, Polda Sumatera Selatan akan terus memperkuat pengabdian kepada masyarakat dengan menghadirkan solusi nyata yang mendukung pembangunan daerah, memperkokoh ketahanan sosial, serta mewujudkan Sumatera Selatan yang aman, maju, dan sejahtera.

  • Kepedulian Polda Sumsel Berbuah Apresiasi

    Kepedulian Polda Sumsel Berbuah Apresiasi

    Dok. TBN

    Tribratanews.polri.go.id – Sumatera Selatan. Komitmen Kepolisian Daerah Sumatera Selatan dalam menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat kembali mendapat apresiasi. Berbagai program yang dilaksanakan Polda Sumatera Selatan bersama Polres Pagar Alam, mulai dari penyediaan air bersih, pembangunan infrastruktur, hingga penguatan keamanan lingkungan, dirasakan secara langsung oleh masyarakat Kota Pagar Alam.

    Program tersebut meliputi pembangunan dua sumur bor di Kelurahan Talang Camai dan Desa Petani, Kelurahan Alun Dua, renovasi Jembatan Merah Putih di Talang Sri Tanjung, Desa Meringang, Kelurahan Perjaya, serta pembangunan Pos Keamanan Lingkungan (Pos Kamling) di Sumber Jaya, Kelurahan Candi Jaya. Seluruh program tersebut merupakan bagian dari implementasi Polri Presisi dalam mendukung program prioritas Presiden Republik Indonesia melalui peningkatan kesejahteraan masyarakat dan penguatan ketahanan sosial.

    Norizizon, warga Kelurahan Talang Camai, bersama Subianto dari Desa Petani mengungkapkan bahwa sebelum dibangunnya sumur bor, masyarakat kerap mengalami kesulitan memperoleh air bersih, terutama saat musim kemarau. Air yang tersedia sering kali keruh bahkan tidak mengalir sehingga menyulitkan aktivitas sehari-hari. Dilansir dari TBN Sumsel, Sabtu (1/8/27).

    “Bantuan sumur bor ini sangat bermanfaat bagi masyarakat, termasuk untuk kebutuhan rumah tangga maupun rumah ibadah seperti berwudu. Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Kapolda Sumsel beserta jajaran yang telah memberikan perhatian kepada masyarakat. Semoga bantuan ini menjadi amal jariah yang manfaatnya terus dirasakan dalam jangka panjang,” ujar Norizizon.

    Apresiasi serupa disampaikan masyarakat Desa Meringang atas renovasi Jembatan Merah Putih yang selama ini menjadi akses utama warga menuju kawasan perkebunan. Jembatan gantung tersebut memiliki peran strategis dalam mendukung aktivitas ekonomi masyarakat, khususnya untuk mengangkut hasil panen kopi.

    “Kami mengucapkan banyak terima kasih kepada Bapak Kapolda Sumatera Selatan dan Bapak Kapolres Pagar Alam yang telah membantu merenovasi jembatan gantung ini. Kini masyarakat jauh lebih mudah dan aman membawa hasil pertanian dari kebun sehingga aktivitas ekonomi menjadi lebih lancar,” ujar perwakilan warga Desa Meringang.

    Sementara itu, Haryanto, warga Sumber Jaya, mengaku pembangunan Pos Kamling telah memberikan dampak positif terhadap keamanan lingkungan. Sebelumnya, masyarakat sering mengalami kehilangan hasil perkebunan, khususnya kopi, akibat maraknya pencurian.

    “Berkat kerja sama Bhabinkamtibmas, Babinsa, lurah, camat, dan masyarakat, kini telah berdiri Pos Kamling di lingkungan kami. Alhamdulillah, situasi menjadi lebih aman dan masyarakat merasa lebih tenang dalam menjaga hasil perkebunan,” ujar Haryanto.

    Kabid Humas Polda Sumatera Selatan Kombes Pol. Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H., mengatakan bahwa pembangunan fasilitas tersebut merupakan implementasi nyata kehadiran Polri yang tidak hanya berorientasi pada penegakan hukum, tetapi juga memberikan solusi atas kebutuhan masyarakat.

    “Program sumur bor, renovasi Jembatan Merah Putih, dan pembangunan Pos Kamling merupakan wujud nyata kepedulian Polri terhadap masyarakat. Sesuai arahan Bapak Kapolda Sumatera Selatan, Polri harus hadir memberikan manfaat yang dapat langsung dirasakan masyarakat, baik melalui penyediaan sarana air bersih, pembangunan infrastruktur penunjang aktivitas ekonomi, maupun penguatan keamanan lingkungan. Kami berkomitmen mendukung penuh program pemerintah demi kesejahteraan masyarakat,” ujar Kombes Pol. Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H.

    Ia menambahkan bahwa keberhasilan program-program tersebut merupakan hasil sinergi antara Polri, pemerintah daerah, TNI, dan seluruh elemen masyarakat. Kolaborasi yang kuat menjadi kunci dalam menghadirkan pelayanan yang semakin dekat dengan kebutuhan masyarakat sekaligus memperkuat stabilitas kamtibmas di wilayah Sumatera Selatan.

    Berbagai testimoni masyarakat tersebut menjadi bukti bahwa program-program sosial yang digagas Polda Sumatera Selatan tidak hanya berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi benar-benar memberikan dampak nyata bagi kehidupan warga. Air bersih yang kini mengalir, jembatan yang kembali memperlancar distribusi hasil pertanian, serta Pos Kamling yang meningkatkan rasa aman menjadi cerminan kehadiran Polri yang humanis, responsif, dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat. Melalui semangat Polri Presisi, Polda Sumatera Selatan akan terus memperkuat pengabdian kepada masyarakat dengan menghadirkan solusi nyata yang mendukung pembangunan daerah, memperkokoh ketahanan sosial, serta mewujudkan Sumatera Selatan yang aman, maju, dan sejahtera.

  • Kepedulian Polda Sumsel Berbuah Apresiasi, Warga Nilai Program Polri Tepat Sasaran

    Kepedulian Polda Sumsel Berbuah Apresiasi, Warga Nilai Program Polri Tepat Sasaran

    Dok. TBN

    Tribratanews.polri.go.id – Sumatera Selatan. Komitmen Kepolisian Daerah Sumatera Selatan dalam menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat kembali mendapat apresiasi. Berbagai program yang dilaksanakan Polda Sumatera Selatan bersama Polres Pagar Alam, mulai dari penyediaan air bersih, pembangunan infrastruktur, hingga penguatan keamanan lingkungan, dirasakan secara langsung oleh masyarakat Kota Pagar Alam.

    Program tersebut meliputi pembangunan dua sumur bor di Kelurahan Talang Camai dan Desa Petani, Kelurahan Alun Dua, renovasi Jembatan Merah Putih di Talang Sri Tanjung, Desa Meringang, Kelurahan Perjaya, serta pembangunan Pos Keamanan Lingkungan (Pos Kamling) di Sumber Jaya, Kelurahan Candi Jaya. Seluruh program tersebut merupakan bagian dari implementasi Polri Presisi dalam mendukung program prioritas Presiden Republik Indonesia melalui peningkatan kesejahteraan masyarakat dan penguatan ketahanan sosial.

    Norizizon, warga Kelurahan Talang Camai, bersama Subianto dari Desa Petani mengungkapkan bahwa sebelum dibangunnya sumur bor, masyarakat kerap mengalami kesulitan memperoleh air bersih, terutama saat musim kemarau. Air yang tersedia sering kali keruh bahkan tidak mengalir sehingga menyulitkan aktivitas sehari-hari. Dilansir dari TBN Sumsel, Sabtu (1/8/27).

    “Bantuan sumur bor ini sangat bermanfaat bagi masyarakat, termasuk untuk kebutuhan rumah tangga maupun rumah ibadah seperti berwudu. Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Kapolda Sumsel beserta jajaran yang telah memberikan perhatian kepada masyarakat. Semoga bantuan ini menjadi amal jariah yang manfaatnya terus dirasakan dalam jangka panjang,” ujar Norizizon.

    Apresiasi serupa disampaikan masyarakat Desa Meringang atas renovasi Jembatan Merah Putih yang selama ini menjadi akses utama warga menuju kawasan perkebunan. Jembatan gantung tersebut memiliki peran strategis dalam mendukung aktivitas ekonomi masyarakat, khususnya untuk mengangkut hasil panen kopi.

    “Kami mengucapkan banyak terima kasih kepada Bapak Kapolda Sumatera Selatan dan Bapak Kapolres Pagar Alam yang telah membantu merenovasi jembatan gantung ini. Kini masyarakat jauh lebih mudah dan aman membawa hasil pertanian dari kebun sehingga aktivitas ekonomi menjadi lebih lancar,” ujar perwakilan warga Desa Meringang.

    Sementara itu, Haryanto, warga Sumber Jaya, mengaku pembangunan Pos Kamling telah memberikan dampak positif terhadap keamanan lingkungan. Sebelumnya, masyarakat sering mengalami kehilangan hasil perkebunan, khususnya kopi, akibat maraknya pencurian.

    “Berkat kerja sama Bhabinkamtibmas, Babinsa, lurah, camat, dan masyarakat, kini telah berdiri Pos Kamling di lingkungan kami. Alhamdulillah, situasi menjadi lebih aman dan masyarakat merasa lebih tenang dalam menjaga hasil perkebunan,” ujar Haryanto.

    Kabid Humas Polda Sumatera Selatan Kombes Pol. Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H., mengatakan bahwa pembangunan fasilitas tersebut merupakan implementasi nyata kehadiran Polri yang tidak hanya berorientasi pada penegakan hukum, tetapi juga memberikan solusi atas kebutuhan masyarakat.

    “Program sumur bor, renovasi Jembatan Merah Putih, dan pembangunan Pos Kamling merupakan wujud nyata kepedulian Polri terhadap masyarakat. Sesuai arahan Bapak Kapolda Sumatera Selatan, Polri harus hadir memberikan manfaat yang dapat langsung dirasakan masyarakat, baik melalui penyediaan sarana air bersih, pembangunan infrastruktur penunjang aktivitas ekonomi, maupun penguatan keamanan lingkungan. Kami berkomitmen mendukung penuh program pemerintah demi kesejahteraan masyarakat,” ujar Kombes Pol. Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H.

    Ia menambahkan bahwa keberhasilan program-program tersebut merupakan hasil sinergi antara Polri, pemerintah daerah, TNI, dan seluruh elemen masyarakat. Kolaborasi yang kuat menjadi kunci dalam menghadirkan pelayanan yang semakin dekat dengan kebutuhan masyarakat sekaligus memperkuat stabilitas kamtibmas di wilayah Sumatera Selatan.

    Berbagai testimoni masyarakat tersebut menjadi bukti bahwa program-program sosial yang digagas Polda Sumatera Selatan tidak hanya berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi benar-benar memberikan dampak nyata bagi kehidupan warga. Air bersih yang kini mengalir, jembatan yang kembali memperlancar distribusi hasil pertanian, serta Pos Kamling yang meningkatkan rasa aman menjadi cerminan kehadiran Polri yang humanis, responsif, dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat. Melalui semangat Polri Presisi, Polda Sumatera Selatan akan terus memperkuat pengabdian kepada masyarakat dengan menghadirkan solusi nyata yang mendukung pembangunan daerah, memperkokoh ketahanan sosial, serta mewujudkan Sumatera Selatan yang aman, maju, dan sejahtera.

  • Kepedulian Polda Sumsel Berbuah Apresiasi Dari  Warga,  Nilai Program Polri Tepat Sasaran

    Kepedulian Polda Sumsel Berbuah Apresiasi Dari  Warga,  Nilai Program Polri Tepat Sasaran

    Dok. TBN

    Tribratanews.polri.go.id – Sumatera Selatan. Komitmen Kepolisian Daerah Sumatera Selatan dalam menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat kembali mendapat apresiasi. Berbagai program yang dilaksanakan Polda Sumatera Selatan bersama Polres Pagar Alam, mulai dari penyediaan air bersih, pembangunan infrastruktur, hingga penguatan keamanan lingkungan, dirasakan secara langsung oleh masyarakat Kota Pagar Alam.

    Program tersebut meliputi pembangunan dua sumur bor di Kelurahan Talang Camai dan Desa Petani, Kelurahan Alun Dua, renovasi Jembatan Merah Putih di Talang Sri Tanjung, Desa Meringang, Kelurahan Perjaya, serta pembangunan Pos Keamanan Lingkungan (Pos Kamling) di Sumber Jaya, Kelurahan Candi Jaya. Seluruh program tersebut merupakan bagian dari implementasi Polri Presisi dalam mendukung program prioritas Presiden Republik Indonesia melalui peningkatan kesejahteraan masyarakat dan penguatan ketahanan sosial.

    Norizizon, warga Kelurahan Talang Camai, bersama Subianto dari Desa Petani mengungkapkan bahwa sebelum dibangunnya sumur bor, masyarakat kerap mengalami kesulitan memperoleh air bersih, terutama saat musim kemarau. Air yang tersedia sering kali keruh bahkan tidak mengalir sehingga menyulitkan aktivitas sehari-hari. Dilansir dari TBN Sumsel, Sabtu (1/8/27).

    “Bantuan sumur bor ini sangat bermanfaat bagi masyarakat, termasuk untuk kebutuhan rumah tangga maupun rumah ibadah seperti berwudu. Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Kapolda Sumsel beserta jajaran yang telah memberikan perhatian kepada masyarakat. Semoga bantuan ini menjadi amal jariah yang manfaatnya terus dirasakan dalam jangka panjang,” ujar Norizizon.

    Apresiasi serupa disampaikan masyarakat Desa Meringang atas renovasi Jembatan Merah Putih yang selama ini menjadi akses utama warga menuju kawasan perkebunan. Jembatan gantung tersebut memiliki peran strategis dalam mendukung aktivitas ekonomi masyarakat, khususnya untuk mengangkut hasil panen kopi.

    “Kami mengucapkan banyak terima kasih kepada Bapak Kapolda Sumatera Selatan dan Bapak Kapolres Pagar Alam yang telah membantu merenovasi jembatan gantung ini. Kini masyarakat jauh lebih mudah dan aman membawa hasil pertanian dari kebun sehingga aktivitas ekonomi menjadi lebih lancar,” ujar perwakilan warga Desa Meringang.

    Sementara itu, Haryanto, warga Sumber Jaya, mengaku pembangunan Pos Kamling telah memberikan dampak positif terhadap keamanan lingkungan. Sebelumnya, masyarakat sering mengalami kehilangan hasil perkebunan, khususnya kopi, akibat maraknya pencurian.

    “Berkat kerja sama Bhabinkamtibmas, Babinsa, lurah, camat, dan masyarakat, kini telah berdiri Pos Kamling di lingkungan kami. Alhamdulillah, situasi menjadi lebih aman dan masyarakat merasa lebih tenang dalam menjaga hasil perkebunan,” ujar Haryanto.

    Kabid Humas Polda Sumatera Selatan Kombes Pol. Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H., mengatakan bahwa pembangunan fasilitas tersebut merupakan implementasi nyata kehadiran Polri yang tidak hanya berorientasi pada penegakan hukum, tetapi juga memberikan solusi atas kebutuhan masyarakat.

    “Program sumur bor, renovasi Jembatan Merah Putih, dan pembangunan Pos Kamling merupakan wujud nyata kepedulian Polri terhadap masyarakat. Sesuai arahan Bapak Kapolda Sumatera Selatan, Polri harus hadir memberikan manfaat yang dapat langsung dirasakan masyarakat, baik melalui penyediaan sarana air bersih, pembangunan infrastruktur penunjang aktivitas ekonomi, maupun penguatan keamanan lingkungan. Kami berkomitmen mendukung penuh program pemerintah demi kesejahteraan masyarakat,” ujar Kombes Pol. Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H.

    Ia menambahkan bahwa keberhasilan program-program tersebut merupakan hasil sinergi antara Polri, pemerintah daerah, TNI, dan seluruh elemen masyarakat. Kolaborasi yang kuat menjadi kunci dalam menghadirkan pelayanan yang semakin dekat dengan kebutuhan masyarakat sekaligus memperkuat stabilitas kamtibmas di wilayah Sumatera Selatan.

    Berbagai testimoni masyarakat tersebut menjadi bukti bahwa program-program sosial yang digagas Polda Sumatera Selatan tidak hanya berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi benar-benar memberikan dampak nyata bagi kehidupan warga. Air bersih yang kini mengalir, jembatan yang kembali memperlancar distribusi hasil pertanian, serta Pos Kamling yang meningkatkan rasa aman menjadi cerminan kehadiran Polri yang humanis, responsif, dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat. Melalui semangat Polri Presisi, Polda Sumatera Selatan akan terus memperkuat pengabdian kepada masyarakat dengan menghadirkan solusi nyata yang mendukung pembangunan daerah, memperkokoh ketahanan sosial, serta mewujudkan Sumatera Selatan yang aman, maju, dan sejahtera.

  • Kepedulian Polda Sumsel Berbuah Apresiasi, Warga Nilai Program Polri Tepat Sasaran

    Kepedulian Polda Sumsel Berbuah Apresiasi, Warga Nilai Program Polri Tepat Sasaran

    Dok. TBN

    Tribratanews.polri.go.id – Sumatera Selatan. Komitmen Kepolisian Daerah Sumatera Selatan dalam menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat kembali mendapat apresiasi. Berbagai program yang dilaksanakan Polda Sumatera Selatan bersama Polres Pagar Alam, mulai dari penyediaan air bersih, pembangunan infrastruktur, hingga penguatan keamanan lingkungan, dirasakan secara langsung oleh masyarakat Kota Pagar Alam.

    Program tersebut meliputi pembangunan dua sumur bor di Kelurahan Talang Camai dan Desa Petani, Kelurahan Alun Dua, renovasi Jembatan Merah Putih di Talang Sri Tanjung, Desa Meringang, Kelurahan Perjaya, serta pembangunan Pos Keamanan Lingkungan (Pos Kamling) di Sumber Jaya, Kelurahan Candi Jaya. Seluruh program tersebut merupakan bagian dari implementasi Polri Presisi dalam mendukung program prioritas Presiden Republik Indonesia melalui peningkatan kesejahteraan masyarakat dan penguatan ketahanan sosial.

    Norizizon, warga Kelurahan Talang Camai, bersama Subianto dari Desa Petani mengungkapkan bahwa sebelum dibangunnya sumur bor, masyarakat kerap mengalami kesulitan memperoleh air bersih, terutama saat musim kemarau. Air yang tersedia sering kali keruh bahkan tidak mengalir sehingga menyulitkan aktivitas sehari-hari. Dilansir dari TBN Sumsel, Sabtu (1/8/27).

    “Bantuan sumur bor ini sangat bermanfaat bagi masyarakat, termasuk untuk kebutuhan rumah tangga maupun rumah ibadah seperti berwudu. Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Kapolda Sumsel beserta jajaran yang telah memberikan perhatian kepada masyarakat. Semoga bantuan ini menjadi amal jariah yang manfaatnya terus dirasakan dalam jangka panjang,” ujar Norizizon.

    Apresiasi serupa disampaikan masyarakat Desa Meringang atas renovasi Jembatan Merah Putih yang selama ini menjadi akses utama warga menuju kawasan perkebunan. Jembatan gantung tersebut memiliki peran strategis dalam mendukung aktivitas ekonomi masyarakat, khususnya untuk mengangkut hasil panen kopi.

    “Kami mengucapkan banyak terima kasih kepada Bapak Kapolda Sumatera Selatan dan Bapak Kapolres Pagar Alam yang telah membantu merenovasi jembatan gantung ini. Kini masyarakat jauh lebih mudah dan aman membawa hasil pertanian dari kebun sehingga aktivitas ekonomi menjadi lebih lancar,” ujar perwakilan warga Desa Meringang.

    Sementara itu, Haryanto, warga Sumber Jaya, mengaku pembangunan Pos Kamling telah memberikan dampak positif terhadap keamanan lingkungan. Sebelumnya, masyarakat sering mengalami kehilangan hasil perkebunan, khususnya kopi, akibat maraknya pencurian.

    “Berkat kerja sama Bhabinkamtibmas, Babinsa, lurah, camat, dan masyarakat, kini telah berdiri Pos Kamling di lingkungan kami. Alhamdulillah, situasi menjadi lebih aman dan masyarakat merasa lebih tenang dalam menjaga hasil perkebunan,” ujar Haryanto.

    Kabid Humas Polda Sumatera Selatan Kombes Pol. Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H., mengatakan bahwa pembangunan fasilitas tersebut merupakan implementasi nyata kehadiran Polri yang tidak hanya berorientasi pada penegakan hukum, tetapi juga memberikan solusi atas kebutuhan masyarakat.

    “Program sumur bor, renovasi Jembatan Merah Putih, dan pembangunan Pos Kamling merupakan wujud nyata kepedulian Polri terhadap masyarakat. Sesuai arahan Bapak Kapolda Sumatera Selatan, Polri harus hadir memberikan manfaat yang dapat langsung dirasakan masyarakat, baik melalui penyediaan sarana air bersih, pembangunan infrastruktur penunjang aktivitas ekonomi, maupun penguatan keamanan lingkungan. Kami berkomitmen mendukung penuh program pemerintah demi kesejahteraan masyarakat,” ujar Kombes Pol. Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H.

    Ia menambahkan bahwa keberhasilan program-program tersebut merupakan hasil sinergi antara Polri, pemerintah daerah, TNI, dan seluruh elemen masyarakat. Kolaborasi yang kuat menjadi kunci dalam menghadirkan pelayanan yang semakin dekat dengan kebutuhan masyarakat sekaligus memperkuat stabilitas kamtibmas di wilayah Sumatera Selatan.

    Berbagai testimoni masyarakat tersebut menjadi bukti bahwa program-program sosial yang digagas Polda Sumatera Selatan tidak hanya berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi benar-benar memberikan dampak nyata bagi kehidupan warga. Air bersih yang kini mengalir, jembatan yang kembali memperlancar distribusi hasil pertanian, serta Pos Kamling yang meningkatkan rasa aman menjadi cerminan kehadiran Polri yang humanis, responsif, dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat. Melalui semangat Polri Presisi, Polda Sumatera Selatan akan terus memperkuat pengabdian kepada masyarakat dengan menghadirkan solusi nyata yang mendukung pembangunan daerah, memperkokoh ketahanan sosial, serta mewujudkan Sumatera Selatan yang aman, maju, dan sejahtera.

  • Kepedulian Polda Sumsel Berbuah Apresiasi, Warga Nilai Program Polri Tepat Sasaran

    Kepedulian Polda Sumsel Berbuah Apresiasi, Warga Nilai Program Polri Tepat Sasaran

    Dok. TBN

    Tribratanews.polri.go.id – Sumatera Selatan. Komitmen Kepolisian Daerah Sumatera Selatan dalam menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat kembali mendapat apresiasi. Berbagai program yang dilaksanakan Polda Sumatera Selatan bersama Polres Pagar Alam, mulai dari penyediaan air bersih, pembangunan infrastruktur, hingga penguatan keamanan lingkungan, dirasakan secara langsung oleh masyarakat Kota Pagar Alam.

    Program tersebut meliputi pembangunan dua sumur bor di Kelurahan Talang Camai dan Desa Petani, Kelurahan Alun Dua, renovasi Jembatan Merah Putih di Talang Sri Tanjung, Desa Meringang, Kelurahan Perjaya, serta pembangunan Pos Keamanan Lingkungan (Pos Kamling) di Sumber Jaya, Kelurahan Candi Jaya. Seluruh program tersebut merupakan bagian dari implementasi Polri Presisi dalam mendukung program prioritas Presiden Republik Indonesia melalui peningkatan kesejahteraan masyarakat dan penguatan ketahanan sosial.

    Norizizon, warga Kelurahan Talang Camai, bersama Subianto dari Desa Petani mengungkapkan bahwa sebelum dibangunnya sumur bor, masyarakat kerap mengalami kesulitan memperoleh air bersih, terutama saat musim kemarau. Air yang tersedia sering kali keruh bahkan tidak mengalir sehingga menyulitkan aktivitas sehari-hari. Dilansir dari TBN Sumsel, Sabtu (1/8/27).

    “Bantuan sumur bor ini sangat bermanfaat bagi masyarakat, termasuk untuk kebutuhan rumah tangga maupun rumah ibadah seperti berwudu. Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Kapolda Sumsel beserta jajaran yang telah memberikan perhatian kepada masyarakat. Semoga bantuan ini menjadi amal jariah yang manfaatnya terus dirasakan dalam jangka panjang,” ujar Norizizon.

    Apresiasi serupa disampaikan masyarakat Desa Meringang atas renovasi Jembatan Merah Putih yang selama ini menjadi akses utama warga menuju kawasan perkebunan. Jembatan gantung tersebut memiliki peran strategis dalam mendukung aktivitas ekonomi masyarakat, khususnya untuk mengangkut hasil panen kopi.

    “Kami mengucapkan banyak terima kasih kepada Bapak Kapolda Sumatera Selatan dan Bapak Kapolres Pagar Alam yang telah membantu merenovasi jembatan gantung ini. Kini masyarakat jauh lebih mudah dan aman membawa hasil pertanian dari kebun sehingga aktivitas ekonomi menjadi lebih lancar,” ujar perwakilan warga Desa Meringang.

    Sementara itu, Haryanto, warga Sumber Jaya, mengaku pembangunan Pos Kamling telah memberikan dampak positif terhadap keamanan lingkungan. Sebelumnya, masyarakat sering mengalami kehilangan hasil perkebunan, khususnya kopi, akibat maraknya pencurian.

    “Berkat kerja sama Bhabinkamtibmas, Babinsa, lurah, camat, dan masyarakat, kini telah berdiri Pos Kamling di lingkungan kami. Alhamdulillah, situasi menjadi lebih aman dan masyarakat merasa lebih tenang dalam menjaga hasil perkebunan,” ujar Haryanto.

    Kabid Humas Polda Sumatera Selatan Kombes Pol. Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H., mengatakan bahwa pembangunan fasilitas tersebut merupakan implementasi nyata kehadiran Polri yang tidak hanya berorientasi pada penegakan hukum, tetapi juga memberikan solusi atas kebutuhan masyarakat.

    “Program sumur bor, renovasi Jembatan Merah Putih, dan pembangunan Pos Kamling merupakan wujud nyata kepedulian Polri terhadap masyarakat. Sesuai arahan Bapak Kapolda Sumatera Selatan, Polri harus hadir memberikan manfaat yang dapat langsung dirasakan masyarakat, baik melalui penyediaan sarana air bersih, pembangunan infrastruktur penunjang aktivitas ekonomi, maupun penguatan keamanan lingkungan. Kami berkomitmen mendukung penuh program pemerintah demi kesejahteraan masyarakat,” ujar Kombes Pol. Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H.

    Ia menambahkan bahwa keberhasilan program-program tersebut merupakan hasil sinergi antara Polri, pemerintah daerah, TNI, dan seluruh elemen masyarakat. Kolaborasi yang kuat menjadi kunci dalam menghadirkan pelayanan yang semakin dekat dengan kebutuhan masyarakat sekaligus memperkuat stabilitas kamtibmas di wilayah Sumatera Selatan.

    Berbagai testimoni masyarakat tersebut menjadi bukti bahwa program-program sosial yang digagas Polda Sumatera Selatan tidak hanya berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi benar-benar memberikan dampak nyata bagi kehidupan warga. Air bersih yang kini mengalir, jembatan yang kembali memperlancar distribusi hasil pertanian, serta Pos Kamling yang meningkatkan rasa aman menjadi cerminan kehadiran Polri yang humanis, responsif, dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat. Melalui semangat Polri Presisi, Polda Sumatera Selatan akan terus memperkuat pengabdian kepada masyarakat dengan menghadirkan solusi nyata yang mendukung pembangunan daerah, memperkokoh ketahanan sosial, serta mewujudkan Sumatera Selatan yang aman, maju, dan sejahtera.

  • Kepedulian Polda Sumsel Berbuah Apresiasi, Warga Nilai Program Polri Tepat Sasaran

    Kepedulian Polda Sumsel Berbuah Apresiasi, Warga Nilai Program Polri Tepat Sasaran

    Dok. TBN

    Tribratanews.polri.go.id – Sumatera Selatan. Komitmen Kepolisian Daerah Sumatera Selatan dalam menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat kembali mendapat apresiasi. Berbagai program yang dilaksanakan Polda Sumatera Selatan bersama Polres Pagar Alam, mulai dari penyediaan air bersih, pembangunan infrastruktur, hingga penguatan keamanan lingkungan, dirasakan secara langsung oleh masyarakat Kota Pagar Alam.

    Program tersebut meliputi pembangunan dua sumur bor di Kelurahan Talang Camai dan Desa Petani, Kelurahan Alun Dua, renovasi Jembatan Merah Putih di Talang Sri Tanjung, Desa Meringang, Kelurahan Perjaya, serta pembangunan Pos Keamanan Lingkungan (Pos Kamling) di Sumber Jaya, Kelurahan Candi Jaya. Seluruh program tersebut merupakan bagian dari implementasi Polri Presisi dalam mendukung program prioritas Presiden Republik Indonesia melalui peningkatan kesejahteraan masyarakat dan penguatan ketahanan sosial.

    Norizizon, warga Kelurahan Talang Camai, bersama Subianto dari Desa Petani mengungkapkan bahwa sebelum dibangunnya sumur bor, masyarakat kerap mengalami kesulitan memperoleh air bersih, terutama saat musim kemarau. Air yang tersedia sering kali keruh bahkan tidak mengalir sehingga menyulitkan aktivitas sehari-hari. Dilansir dari TBN Sumsel, Sabtu (1/8/27).

    “Bantuan sumur bor ini sangat bermanfaat bagi masyarakat, termasuk untuk kebutuhan rumah tangga maupun rumah ibadah seperti berwudu. Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Kapolda Sumsel beserta jajaran yang telah memberikan perhatian kepada masyarakat. Semoga bantuan ini menjadi amal jariah yang manfaatnya terus dirasakan dalam jangka panjang,” ujar Norizizon.

    Apresiasi serupa disampaikan masyarakat Desa Meringang atas renovasi Jembatan Merah Putih yang selama ini menjadi akses utama warga menuju kawasan perkebunan. Jembatan gantung tersebut memiliki peran strategis dalam mendukung aktivitas ekonomi masyarakat, khususnya untuk mengangkut hasil panen kopi.

    “Kami mengucapkan banyak terima kasih kepada Bapak Kapolda Sumatera Selatan dan Bapak Kapolres Pagar Alam yang telah membantu merenovasi jembatan gantung ini. Kini masyarakat jauh lebih mudah dan aman membawa hasil pertanian dari kebun sehingga aktivitas ekonomi menjadi lebih lancar,” ujar perwakilan warga Desa Meringang.

    Sementara itu, Haryanto, warga Sumber Jaya, mengaku pembangunan Pos Kamling telah memberikan dampak positif terhadap keamanan lingkungan. Sebelumnya, masyarakat sering mengalami kehilangan hasil perkebunan, khususnya kopi, akibat maraknya pencurian.

    “Berkat kerja sama Bhabinkamtibmas, Babinsa, lurah, camat, dan masyarakat, kini telah berdiri Pos Kamling di lingkungan kami. Alhamdulillah, situasi menjadi lebih aman dan masyarakat merasa lebih tenang dalam menjaga hasil perkebunan,” ujar Haryanto.

    Kabid Humas Polda Sumatera Selatan Kombes Pol. Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H., mengatakan bahwa pembangunan fasilitas tersebut merupakan implementasi nyata kehadiran Polri yang tidak hanya berorientasi pada penegakan hukum, tetapi juga memberikan solusi atas kebutuhan masyarakat.

    “Program sumur bor, renovasi Jembatan Merah Putih, dan pembangunan Pos Kamling merupakan wujud nyata kepedulian Polri terhadap masyarakat. Sesuai arahan Bapak Kapolda Sumatera Selatan, Polri harus hadir memberikan manfaat yang dapat langsung dirasakan masyarakat, baik melalui penyediaan sarana air bersih, pembangunan infrastruktur penunjang aktivitas ekonomi, maupun penguatan keamanan lingkungan. Kami berkomitmen mendukung penuh program pemerintah demi kesejahteraan masyarakat,” ujar Kombes Pol. Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H.

    Ia menambahkan bahwa keberhasilan program-program tersebut merupakan hasil sinergi antara Polri, pemerintah daerah, TNI, dan seluruh elemen masyarakat. Kolaborasi yang kuat menjadi kunci dalam menghadirkan pelayanan yang semakin dekat dengan kebutuhan masyarakat sekaligus memperkuat stabilitas kamtibmas di wilayah Sumatera Selatan.

    Berbagai testimoni masyarakat tersebut menjadi bukti bahwa program-program sosial yang digagas Polda Sumatera Selatan tidak hanya berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi benar-benar memberikan dampak nyata bagi kehidupan warga. Air bersih yang kini mengalir, jembatan yang kembali memperlancar distribusi hasil pertanian, serta Pos Kamling yang meningkatkan rasa aman menjadi cerminan kehadiran Polri yang humanis, responsif, dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat. Melalui semangat Polri Presisi, Polda Sumatera Selatan akan terus memperkuat pengabdian kepada masyarakat dengan menghadirkan solusi nyata yang mendukung pembangunan daerah, memperkokoh ketahanan sosial, serta mewujudkan Sumatera Selatan yang aman, maju, dan sejahtera.

  • Kapolda Sumsel dan Wali Kota Pagar Alam Gelar Tanam Perdana Bawang Putih

    Kapolda Sumsel dan Wali Kota Pagar Alam Gelar Tanam Perdana Bawang Putih

    Dukung Ketahanan Pangan Nasional, Kapolda Sumsel dan Wali Kota Pagar Alam Gelar Tanam Perdana Bawang Putih

    PAGAR ALAM — Kepolisian Daerah Sumatera Selatan terus memperkuat komitmennya dalam mendukung Program Ketahanan Pangan Nasional sebagai bagian dari program prioritas Presiden Republik Indonesia. Komitmen tersebut diwujudkan melalui kegiatan tanam perdana bawang putih yang dipimpin langsung Kapolda Sumatera Selatan Irjen Pol. Dr. Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum., bersama Wali Kota Pagar Alam H. Ludi Oliansyah, S.T., di lahan milik Pemerintah Kota Pagar Alam, Kamis (30/7/2026).

     

    Sebanyak 1.400 kilogram bibit bawang putih ditanam di atas lahan seluas dua hektare sebagai langkah awal pengembangan sentra bawang putih di Sumatera Selatan. Program ini diharapkan mampu meningkatkan produktivitas pertanian, memperkuat kemandirian pangan, serta membuka peluang peningkatan kesejahteraan bagi masyarakat dan para petani di Kota Pagar Alam.

     

    Gagasan pengembangan komoditas bawang putih tersebut berawal dari diskusi antara Kapolda Sumatera Selatan dan Wali Kota Pagar Alam pada momentum silaturahmi Idulfitri. Melihat kesamaan karakteristik agroklimat dan kondisi geografis dengan daerah penghasil bawang putih di Provinsi Lampung, Pagar Alam dinilai memiliki potensi besar untuk berkembang menjadi salah satu sentra produksi bawang putih di Indonesia.

     

    Dalam sambutannya, Kapolda Sumatera Selatan mengapresiasi langkah cepat Pemerintah Kota Pagar Alam yang langsung merealisasikan gagasan tersebut melalui penyediaan lahan, penerapan teknologi pertanian, serta pembinaan kepada kelompok tani.

     

    “Bapak Wali Kota merupakan sosok eksekutor lapangan yang luar biasa. Gagasan yang kita diskusikan langsung diwujudkan melalui penyediaan lahan dua hektare, penerapan teknologi pertanian, hingga edukasi kepada kelompok tani mengenai pengelolaan pupuk dan antisipasi hama. Inilah bentuk kolaborasi yang mampu menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujar Irjen Pol. Dr. Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum.

     

    Kapolda juga menekankan bahwa budidaya bawang putih memiliki tingkat kesulitan yang cukup tinggi sehingga memerlukan pendampingan yang berkelanjutan. Untuk itu, ia mendorong agar kelompok tani di Pagar Alam melakukan studi banding ke Provinsi Lampung guna mempelajari teknik budidaya yang telah berhasil diterapkan.

     

    “Kami berharap kelompok tani dapat belajar langsung dari daerah yang telah berhasil mengembangkan bawang putih. Dengan demikian, 1,4 ton bibit yang ditanam hari ini dapat menghasilkan panen yang optimal sekaligus menjadi awal lahirnya sentra bawang putih baru di Sumatera Selatan,” tambah Kapolda.

     

    Pada kesempatan tersebut, Kapolda juga mengungkapkan bahwa Pagar Alam menjadi daerah yang bergerak lebih cepat dalam mendukung Program Ketahanan Pangan Nasional.

     

    “Hari ini kita sudah mulai menanam, sementara instruksi resmi dari Bapak Kapolri kepada seluruh jajaran Polda se-Indonesia baru akan disampaikan pada sore hari. Artinya, Pagar Alam telah menunjukkan kesiapan dan semangat luar biasa dalam mendukung ketahanan pangan nasional,” ungkap Kapolda yang disambut antusias para peserta kegiatan.

     

    Kabid Humas Polda Sumatera Selatan Kombes Pol. Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H., mengatakan bahwa keterlibatan Polri dalam sektor pertanian merupakan implementasi nyata Polri Presisi yang hadir mendukung pembangunan nasional melalui kolaborasi lintas sektor.

     

    “Kegiatan tanam perdana ini menjadi bukti bahwa kehadiran Polri tidak hanya berfokus pada penegakan hukum, tetapi juga aktif turun ke lapangan untuk bersinergi dengan pemerintah daerah, kelompok tani, dan seluruh pemangku kepentingan. Kami berkomitmen mendukung penuh program pemerintah demi kesejahteraan masyarakat melalui penguatan ketahanan pangan sebagai fondasi ketahanan nasional,” ujar Kombes Pol. Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H.

     

    Ia menambahkan bahwa keberhasilan program ketahanan pangan memerlukan sinergi seluruh elemen masyarakat, sehingga Polri akan terus hadir sebagai mitra strategis pemerintah dalam mendorong peningkatan produktivitas pertanian sekaligus menjaga stabilitas keamanan yang kondusif bagi pembangunan daerah.

     

    Melalui penanaman perdana bawang putih di Kota Pagar Alam, Polda Sumatera Selatan kembali menegaskan komitmennya dalam mendukung Program Ketahanan Pangan Nasional. Sinergi antara Polri, pemerintah daerah, kelompok tani, dan seluruh pemangku kepentingan diharapkan mampu melahirkan sentra produksi bawang putih baru di Sumatera Selatan, memperkuat kemandirian pangan, meningkatkan kesejahteraan petani, serta mendukung terwujudnya pembangunan nasional yang berkelanjutan menuju Indonesia yang semakin maju dan sejahtera.

  • Kapolda Sumsel dan Wali Kota Pagar Alam Gelar Tanam Perdana Bawang Putih

    Kapolda Sumsel dan Wali Kota Pagar Alam Gelar Tanam Perdana Bawang Putih

    Dukung Ketahanan Pangan Nasional, Kapolda Sumsel dan Wali Kota Pagar Alam Gelar Tanam Perdana Bawang Putih

    PAGAR ALAM — Kepolisian Daerah Sumatera Selatan terus memperkuat komitmennya dalam mendukung Program Ketahanan Pangan Nasional sebagai bagian dari program prioritas Presiden Republik Indonesia. Komitmen tersebut diwujudkan melalui kegiatan tanam perdana bawang putih yang dipimpin langsung Kapolda Sumatera Selatan Irjen Pol. Dr. Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum., bersama Wali Kota Pagar Alam H. Ludi Oliansyah, S.T., di lahan milik Pemerintah Kota Pagar Alam, Kamis (30/7/2026).

     

    Sebanyak 1.400 kilogram bibit bawang putih ditanam di atas lahan seluas dua hektare sebagai langkah awal pengembangan sentra bawang putih di Sumatera Selatan. Program ini diharapkan mampu meningkatkan produktivitas pertanian, memperkuat kemandirian pangan, serta membuka peluang peningkatan kesejahteraan bagi masyarakat dan para petani di Kota Pagar Alam.

     

    Gagasan pengembangan komoditas bawang putih tersebut berawal dari diskusi antara Kapolda Sumatera Selatan dan Wali Kota Pagar Alam pada momentum silaturahmi Idulfitri. Melihat kesamaan karakteristik agroklimat dan kondisi geografis dengan daerah penghasil bawang putih di Provinsi Lampung, Pagar Alam dinilai memiliki potensi besar untuk berkembang menjadi salah satu sentra produksi bawang putih di Indonesia.

     

    Dalam sambutannya, Kapolda Sumatera Selatan mengapresiasi langkah cepat Pemerintah Kota Pagar Alam yang langsung merealisasikan gagasan tersebut melalui penyediaan lahan, penerapan teknologi pertanian, serta pembinaan kepada kelompok tani.

     

    “Bapak Wali Kota merupakan sosok eksekutor lapangan yang luar biasa. Gagasan yang kita diskusikan langsung diwujudkan melalui penyediaan lahan dua hektare, penerapan teknologi pertanian, hingga edukasi kepada kelompok tani mengenai pengelolaan pupuk dan antisipasi hama. Inilah bentuk kolaborasi yang mampu menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujar Irjen Pol. Dr. Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum.

     

    Kapolda juga menekankan bahwa budidaya bawang putih memiliki tingkat kesulitan yang cukup tinggi sehingga memerlukan pendampingan yang berkelanjutan. Untuk itu, ia mendorong agar kelompok tani di Pagar Alam melakukan studi banding ke Provinsi Lampung guna mempelajari teknik budidaya yang telah berhasil diterapkan.

     

    “Kami berharap kelompok tani dapat belajar langsung dari daerah yang telah berhasil mengembangkan bawang putih. Dengan demikian, 1,4 ton bibit yang ditanam hari ini dapat menghasilkan panen yang optimal sekaligus menjadi awal lahirnya sentra bawang putih baru di Sumatera Selatan,” tambah Kapolda.

     

    Pada kesempatan tersebut, Kapolda juga mengungkapkan bahwa Pagar Alam menjadi daerah yang bergerak lebih cepat dalam mendukung Program Ketahanan Pangan Nasional.

     

    “Hari ini kita sudah mulai menanam, sementara instruksi resmi dari Bapak Kapolri kepada seluruh jajaran Polda se-Indonesia baru akan disampaikan pada sore hari. Artinya, Pagar Alam telah menunjukkan kesiapan dan semangat luar biasa dalam mendukung ketahanan pangan nasional,” ungkap Kapolda yang disambut antusias para peserta kegiatan.

     

    Kabid Humas Polda Sumatera Selatan Kombes Pol. Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H., mengatakan bahwa keterlibatan Polri dalam sektor pertanian merupakan implementasi nyata Polri Presisi yang hadir mendukung pembangunan nasional melalui kolaborasi lintas sektor.

     

    “Kegiatan tanam perdana ini menjadi bukti bahwa kehadiran Polri tidak hanya berfokus pada penegakan hukum, tetapi juga aktif turun ke lapangan untuk bersinergi dengan pemerintah daerah, kelompok tani, dan seluruh pemangku kepentingan. Kami berkomitmen mendukung penuh program pemerintah demi kesejahteraan masyarakat melalui penguatan ketahanan pangan sebagai fondasi ketahanan nasional,” ujar Kombes Pol. Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H.

     

    Ia menambahkan bahwa keberhasilan program ketahanan pangan memerlukan sinergi seluruh elemen masyarakat, sehingga Polri akan terus hadir sebagai mitra strategis pemerintah dalam mendorong peningkatan produktivitas pertanian sekaligus menjaga stabilitas keamanan yang kondusif bagi pembangunan daerah.

     

    Melalui penanaman perdana bawang putih di Kota Pagar Alam, Polda Sumatera Selatan kembali menegaskan komitmennya dalam mendukung Program Ketahanan Pangan Nasional. Sinergi antara Polri, pemerintah daerah, kelompok tani, dan seluruh pemangku kepentingan diharapkan mampu melahirkan sentra produksi bawang putih baru di Sumatera Selatan, memperkuat kemandirian pangan, meningkatkan kesejahteraan petani, serta mendukung terwujudnya pembangunan nasional yang berkelanjutan menuju Indonesia yang semakin maju dan sejahtera.

  • Kapolda Sumsel dan Wali Kota Pagar Alam Gelar Tanam Perdana Bawang Putih

    Kapolda Sumsel dan Wali Kota Pagar Alam Gelar Tanam Perdana Bawang Putih

    Dukung Ketahanan Pangan Nasional, Kapolda Sumsel dan Wali Kota Pagar Alam Gelar Tanam Perdana Bawang Putih

    PAGAR ALAM — Kepolisian Daerah Sumatera Selatan terus memperkuat komitmennya dalam mendukung Program Ketahanan Pangan Nasional sebagai bagian dari program prioritas Presiden Republik Indonesia. Komitmen tersebut diwujudkan melalui kegiatan tanam perdana bawang putih yang dipimpin langsung Kapolda Sumatera Selatan Irjen Pol. Dr. Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum., bersama Wali Kota Pagar Alam H. Ludi Oliansyah, S.T., di lahan milik Pemerintah Kota Pagar Alam, Kamis (30/7/2026).

     

    Sebanyak 1.400 kilogram bibit bawang putih ditanam di atas lahan seluas dua hektare sebagai langkah awal pengembangan sentra bawang putih di Sumatera Selatan. Program ini diharapkan mampu meningkatkan produktivitas pertanian, memperkuat kemandirian pangan, serta membuka peluang peningkatan kesejahteraan bagi masyarakat dan para petani di Kota Pagar Alam.

     

    Gagasan pengembangan komoditas bawang putih tersebut berawal dari diskusi antara Kapolda Sumatera Selatan dan Wali Kota Pagar Alam pada momentum silaturahmi Idulfitri. Melihat kesamaan karakteristik agroklimat dan kondisi geografis dengan daerah penghasil bawang putih di Provinsi Lampung, Pagar Alam dinilai memiliki potensi besar untuk berkembang menjadi salah satu sentra produksi bawang putih di Indonesia.

     

    Dalam sambutannya, Kapolda Sumatera Selatan mengapresiasi langkah cepat Pemerintah Kota Pagar Alam yang langsung merealisasikan gagasan tersebut melalui penyediaan lahan, penerapan teknologi pertanian, serta pembinaan kepada kelompok tani.

     

    “Bapak Wali Kota merupakan sosok eksekutor lapangan yang luar biasa. Gagasan yang kita diskusikan langsung diwujudkan melalui penyediaan lahan dua hektare, penerapan teknologi pertanian, hingga edukasi kepada kelompok tani mengenai pengelolaan pupuk dan antisipasi hama. Inilah bentuk kolaborasi yang mampu menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujar Irjen Pol. Dr. Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum.

     

    Kapolda juga menekankan bahwa budidaya bawang putih memiliki tingkat kesulitan yang cukup tinggi sehingga memerlukan pendampingan yang berkelanjutan. Untuk itu, ia mendorong agar kelompok tani di Pagar Alam melakukan studi banding ke Provinsi Lampung guna mempelajari teknik budidaya yang telah berhasil diterapkan.

     

    “Kami berharap kelompok tani dapat belajar langsung dari daerah yang telah berhasil mengembangkan bawang putih. Dengan demikian, 1,4 ton bibit yang ditanam hari ini dapat menghasilkan panen yang optimal sekaligus menjadi awal lahirnya sentra bawang putih baru di Sumatera Selatan,” tambah Kapolda.

     

    Pada kesempatan tersebut, Kapolda juga mengungkapkan bahwa Pagar Alam menjadi daerah yang bergerak lebih cepat dalam mendukung Program Ketahanan Pangan Nasional.

     

    “Hari ini kita sudah mulai menanam, sementara instruksi resmi dari Bapak Kapolri kepada seluruh jajaran Polda se-Indonesia baru akan disampaikan pada sore hari. Artinya, Pagar Alam telah menunjukkan kesiapan dan semangat luar biasa dalam mendukung ketahanan pangan nasional,” ungkap Kapolda yang disambut antusias para peserta kegiatan.

     

    Kabid Humas Polda Sumatera Selatan Kombes Pol. Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H., mengatakan bahwa keterlibatan Polri dalam sektor pertanian merupakan implementasi nyata Polri Presisi yang hadir mendukung pembangunan nasional melalui kolaborasi lintas sektor.

     

    “Kegiatan tanam perdana ini menjadi bukti bahwa kehadiran Polri tidak hanya berfokus pada penegakan hukum, tetapi juga aktif turun ke lapangan untuk bersinergi dengan pemerintah daerah, kelompok tani, dan seluruh pemangku kepentingan. Kami berkomitmen mendukung penuh program pemerintah demi kesejahteraan masyarakat melalui penguatan ketahanan pangan sebagai fondasi ketahanan nasional,” ujar Kombes Pol. Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H.

     

    Ia menambahkan bahwa keberhasilan program ketahanan pangan memerlukan sinergi seluruh elemen masyarakat, sehingga Polri akan terus hadir sebagai mitra strategis pemerintah dalam mendorong peningkatan produktivitas pertanian sekaligus menjaga stabilitas keamanan yang kondusif bagi pembangunan daerah.

     

    Melalui penanaman perdana bawang putih di Kota Pagar Alam, Polda Sumatera Selatan kembali menegaskan komitmennya dalam mendukung Program Ketahanan Pangan Nasional. Sinergi antara Polri, pemerintah daerah, kelompok tani, dan seluruh pemangku kepentingan diharapkan mampu melahirkan sentra produksi bawang putih baru di Sumatera Selatan, memperkuat kemandirian pangan, meningkatkan kesejahteraan petani, serta mendukung terwujudnya pembangunan nasional yang berkelanjutan menuju Indonesia yang semakin maju dan sejahtera.